Tomohon, Fajarmanado.com – Iven TIFF menjadi salahsatu penilaian dari Presiden RI Ir Joko Widodo sehingga mengundang Pemerintah Kota Tomohon, dalam hal ini Walikota Jimmy Eman untuk menghadiri Karnaval Kemerdekaan Pesona, Parahyangan. Perayaan ini merupakan puncak perayaan 17 Agustus dan penutup dari bulan kemerdekaan tahun ini yang akan diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat.
Tomohon menjadi salah satu daerah yang dipercayakan Pemerintah Pusat untuk tampil dalam karnaval dimaksud karena TIFF-nya, bersama daerah lainnya yaitu Jember (fashion karnavalnya), dan Solo (karnaval batik). Pesta rakyat bertajuk ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017’ akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017 ini mengangkat tema “Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama”.
Karnaval ini melibatkan lebih dari 1.200 peserta berlatar belakang seniman dan berbagai komunitas anak muda di Jawa Barat, serta perwakilan dari berbagai daerah penyelenggara festival – festival terbaik se-Indonesia, termasuk di antaranya adalah yang sudah memiliki reputasi internasional.
Pada Karnaval kali ini, pemerintah hanya menjadi fasilitator. Kurasi dan produksi Karnaval dilakukan oleh Tim yang berasal dari Jawa Barat dipimpin oleh Kang Aat Suratin. Juga kegiatan ini melanjutkan tradisi menutup puncak perayaan bulan kemerdekaan dengan karnaval rakyat yang rutin diadakan sejak tahun 2015.
Di tahun 2015, perayaan bertajuk ‘Karnaval Khatulistiwa’ diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat, dilanjutkan dengan ‘Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba’ di Parapat dan Balige, Sumatra Utara, tahun lalu. Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo, sejumlah Menteri, Gubernur Jawa Barat, dan Walikota Bandung.
Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengatakan karnaval ini akan menjadi pesta rakyat yang menampilkan arak-arakan budaya nusantara sebagai representasi dari keberagaman suku dan budaya di Tanah Air, dengan semangat api kerja bersama untuk mengisi kemerdekaan. “Bandung dikenal sebagai kota kreatif dan budaya, pemilihan Bandung sebagai tempat penyelenggaraan akan semakin menguatkan posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia,” ujar Arief.
Karnaval Kemerdekaan muncul menyambut ide Presiden Joko Widodo yang ingin agar Karnaval Kemerdekaan diadakan berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, tidak hanya berpusat di Jakarta agar kegembiraan Kemerdekaan dirasakan oleh semua daerah. Aat Suratin, budayawan penggagas, pelaksana dan kurator Karnaval, mengatakan akan menampilkan beragam ekspresi budaya dari seluruh nusantara. “Ekspresi budaya yang beragam akan tercermin dari kostum peserta, juga seni tari, musik, dan rupa yang ditampilkan,” ujarnya.
Presiden dan Ibu Negara akan ikut berpartisipasi sebagai peserta karnaval dengan menaiki Kareta Pancasila, mobil hias yang dirancang oleh lima seniman asal Bandung. Rangkaian kegiatan karnaval di Bandung akan dimulai pukul 09.30 WIB dengan panjang lintasan karnaval keseluruhan 3.8 km.
Rangkaian Karnaval akan di mulai dari depan Gedung Sate menuju ke Jl. Ir. H. Juanda (Jl. Dago), Jl Merdeka menuju ke Taman Vanda. Di Taman Vanda Presiden RI dan Ibu Negara akan turun untuk menyaksikan rangkaian Karnaval.
Selanjutnya rangkaian Karnaval akan menuju Alun-alun Masjid Raya Jl. Asia Afrika. Selain itu, akan ada Festival Komunitas di Jl. Sukarno dan Taman Sungai Cikapundung. Selain itu, karnaval kali ini juga akan diramaikan Rombongan Rebana dari Pondok Pesantren Nurul Iman, Keraton Kapangeranan Gebang Kinatar Cigugur Kuningan, Kuda Renggong Sumedang, Kesenian Gotong Garuda, Reog Ponorogo, kesenian Sisingaan asal Subang, serta perwakilan budaya berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu juga akan melibatkan berbagai komunitas anak muda dan komunitas budaya di Bandung, seperti Paguyuban Sepeda Baheula Bandung, Komunitas Historia Van Bandung, Pemain Engrang Jack Obin, Mojang Lenjang dan Jajaka Gandang Priangan, Atlet Sepatu Roda KONI Bandung, dan Komunitas Cosplay Bandung.
Penulis: Prokla Mambo
Editor: Jeffry Th. Pay

