Tondano, Fajarmanado.com – Para veteran yang turut ambil bagian dalam revolusi yang menghasilkan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 mengharapkan pemerintah memberi perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.
Di sela peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Kabupaten Minahasa, sepenggal pesan dititipkan kaum pejuang kemerdekaan. “Pak presiden sudah sempat mewacanakan adanya kenaikan dana pensiun bagi veteran,tapi sayang belum direalisasikan sampai sekarang,” kata Oleke Mewoh, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) wilayah Kombi dan Kapataran.
Ia mengaku bangga dengan perkembangan negeri ini selama 72 tahun kemerdekaan. Namun perkembangan pembangunan dan kesejahteraan penyelenggara negara sampai saat ini tak seirama dengan ‘dana kehormatan’ atau gaji pensiunan yang disisihkan negara selama ini.
“Dana pensiun yang kami terima per bulan sebagai wujud apresiasi atas jasa perjuangan para veteran, jumlahnya masih terlalu kecil. Bahkan tak seberapa dibandingkan dengan gaji pensiun yang diterima para Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujarnya.
Kemajuan pembangunan di Indonesia selama ini, lanjut dia, belum dibarengi dengan kesejahteraan para veteran. Padahal, kemajuan seharusnya dirasakan merata oleh seluruh rakyat Indonesia. “Para pemimpin harus menciptakan kesejahteraan yang adil dan merata agar bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.
Mewakili kaum seperjuangan, Mewoh berharap ada perhatian serius dari pemerintah terhadap mereka. “Semoga ke depan kesejahteraan veteran lebih diperhatikan lagi. Setidaknya disetarakan dengan pensiun pegawai negeri, karena terus terang pensiun yang kami terima jumlahnya terlalu kecil,” katanya.
Tak hanya itu, ia juga mengharapkan pemimpin bangsa harus memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti meningkatkan akses kesehatan, akses pendidikan dan akses strategis lainnya.
“Juga keadilan di bidang hukum. Citra hukum di Indonesia yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas harus dihilangkan. Semuanya harus menerima perlakuan yang adil dan merata di mata hukum,” jelasnya.
Mewoh juga berpesan, peringatan HUT RI, harus menjadi momentum bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pejuang kemerdekaan. “Generasi muda jangan melupakan sejarah, melainkan harus mengetahuinya sehingga menghargai jasa perjuangan para pahlawan,” pungkas pria yang masih tampak tegar ini.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

