Tondano, Fajarmanado.com – Total dana yang disalurkan pemerintah pusat bagi Keluarga Penerima Manfaat atau Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Minahasa saat ini dikabarkan sudah berada di angka Rp 1.656.000.000. Dana tersebut diterima oleh 3312 kepala keluarga (KK).
Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Minahasa, Royke Kaloh SH mengungkapkan, kini penyaluranya tidak lagi melalui Kantor Pos tapi beralih melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Sekara sementara direalisasi penyaluranya oleh BRI.Kalau yang lalu-lalu, penyaluranya lewat kantor pos,” ujar Kaloh kepada wartawan di Tondano, pagi tadi.
Ia mengatakan, total jumlah KK penerima PKH di Kabupaten Minahasa tahun ini ada 7875. Namun belum semuanya menerima karena ada masalah teknis waktu mengurus nomor rekening.
“Ini sudah penyaluran tahap kedua. Jadi, kalau ada yang terlambat menerima dananya, itu bukan karena disengaja. Tapi keluarga penerima yang terlambat mengurus nomor rekening atau buku tabungan di BRI,” jelasnya.
Dikatakanya juga, setiap bulan, keluarga menerima uang sebesar Rp 500 ribu tapi disalurkan setiap tiga bulan.
Terkait potensi peningkatan taraf hidup penerima PKH, Kaloh mengatakan bahwa hal tersebut secara terus-menerus dimonitor. Karena itu, para pendamping selalu mobile di tempat tugas.
“Kalau keluarga penerima PKH ada peningkatan taraf hidup, kan ini adalah hal yang positif. Kalau sudah demikian, tentu akan kita keluarkan dari daftar penerima PKH. Tapi tentunya hal ini harus melalui mekanisme yang berlaku serta memenuhi instrument yang ada. termasuk berkonsultasi dengan pendaping,” tegasnya.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

