Manado, Fajarmanado.com – Partai Golkar (PG) Sulawesi Utara (Sulut) kini memasuki tahap survei pasangan calon (Paslon) enam daerah yang bakal diusung bertarung pada Pilkada 2018.
“Sesuai jadwal nasional, 171 paslon yang unggul dalam survei tahap dua ini akan diundang untuk menyampaikan visi dan misi di Jakarta pada 27 Juli mendatang,” kata Ketua Bapilu DPD I PG Sulut Drs Viktor Rompas, MSi kepada Fajarmanado.com di Manado, tadi malam.
Meski demikian, Rompas menutup rapat siapa saja nama paslon yang mulai disurvei, termasuk nama-nama figur yang dinyatakan lolos pada survei tahap pertama sebagaimana telah dibahas secara tertutup DPP, DPD I dan DPD II PG di salahsatu hotel di Manado pada Jumat (14/07/2017), pekan lalu.
“Saya tak bisa menyebutkan nama-nama yang masuk disurvei tahap ke dua, survei pasangan calon. Yang pasti, mereka itu, adalah, nama-nama yang masuk pada tahap penjaringan di tingkat kabupaten kota ditambah nama lain yang dimasukkan atau diusulkan oleh DPD I,” katanya.
Begitu pun dengan hasil survei perorangan tahap pertama, Rompas mengelak menyebutkannya. Hanya saja, ia mengungkapkan kebanggaannya bahwa nama-nama peraih dukungan terbanyak pada survei di setiap kabupaten kota memperoleh dukungan signifikan pada survei tahap pertama.
“Mereka yang masuk muncul pada survei tahap pertama, akan kita kawinkan satu dengan lainnya pada survei pasangan calon tahap ke dua. Bisa saja, ada nama yang pada survei pertama meraih prosentase tertinggi tetap stagnan atau turun ketika disurvei pasangan calon dengan semua nama yang ada,” ujarnya.
Sebaliknya, lanjut dia, bisa juga ada figur yang pada survei tahap dua ini melejit saat dipasangkan. “Dalam arti, hasil survei perseorangan mereka akan saling melengkapi atau menunjukkan tren naik,” papar mantan legislator Minahasa ini.
Meski demikian, Rompas menolak mana saja paslon yang kemungkinan menunjukkan tren positif dan menurun tersebut.
“Kita lihat saja hasil akhirnya. Yang pasti, siapa saja yang akan diundang memaparkan visi dan misi di Jakarta akhir bulan nanti, berarti merekalah yang berhasil menempati posisi survei teratas,” katanya.
Rompas menjelaskan, hasil survei bukan merupakan harga mati. Namun, survei harus dibarengi dengan visi misi pro rakyat dan yang diingikan rakyat sehingga bisa menjamin tingkat keterpilihan saat Pilkada berlangsung nanti.
“Bagi Partai Golkar bukan hanya faktor elektabilitas yang menentukan pasangan calon memenangkan Pilkada tetapi masih banyak faktor lain, seperti probabilitas, akseptabilitas dan lain sebagainya,” katanya.
Seperti diketahui, Pilkada 27 Juni 2018 mendatang akan diikuti enam kabupaten kota di Provinsi Sulut. Yakni, Bolmut, Kota Kotamobagu, Mitra, Minahasa, Talaud dan Sitaro.
Penulis/Editor : Herly Umbas

