Astaga..! 8 Tahun Gadis 13 Tahun Ini Jadi Budak Nafsu
AW, pemuda 23 tahun yang dilaporkan nekad mencabuli adik kandungnya sendiri selama 8 tahun. Foto: Humas Polda Sulut.

Astaga..! 8 Tahun Gadis 13 Tahun Ini Jadi Budak Nafsu

Airmadidi, Fajarmanado.com – Miris nasib gadis ingusan ini. Bunga, nama samaran, dikabarkan dipaksa menjadi budak nafsu birahi selama 8 tahun. Kian bejad lagi, pria tak bermoral itu dilaporkan tak lain adalah kakak kandungnya sendiri.

Perlakuan yang dipendam dan disimpan rapat Bunga sejak masih berusia lima tahun itu, akhirnya, tak kuasa disembunyikan gadis ingusan ini. Awal Juli lalu, Bunga pun menceritakan kisa kelam yang dialaminya di bawah ancaman tersebut kepada sang ibu kandung.

Sambil bercucuran air mata, korban menuturkan bahwa dirinya telah dicabuli dan disetubuhi oleh seorang pria. Bagai disambar petir disiang bolong, pengakuan korban sangat mengejutkan ibunya. Namun Bunga bersikeras tak mau menyebutkan nama pria bejad amoral tersebut.

Tante Martha, juga nama samaran, kemudian membawa Bunga melaporkan kejadian ke Polres Minut pada Selasa (11/07/2017). “Kasus ini sedang ditangani serius oleh Polres Minut,” kata sumber kepada Fajarmanado.com di Airmadidi, Kamis (13/07/2017).

Ketika dimintai keterangan oleh penyidik, kabar mengejutkan dan diluar dugaan pun diungkap Bunga. Ketika didesak,  dengan suara terbata-bata, Bunga menyebutkan bahwa pria bejad itu adalah AW, pemuda 23 tahun yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri.

Peristiwa pencabulan dan persetubuhan itu, menurut Bunga, dilancarkan  AW sejak dia masih berumur lima tahun. Itu terjadi berulang-ulang dan terakhir pada awal April 2017 silam.

Ditambahkan korban, tiap kali usai melampiaskan nafsu setannya, sang kakak selalu mengancam akan membunuh korban jika menceritakan kejadian kepada orang lain sehingga nasib memilukan yang dialami Bunga selang sekitar 8 tahun ini, terus disimpan rapat.

Selain itu, korban juga tidak bisa keluar rumah lantaran diancam oleh pelaku. Akibat kejadian ini, korban mengalami trauma mendalam serta sangat ketakutan terhadap pelaku.

Kapolres Minut, AKBP Alfaris Pattiwael melalui Kasubbag Humas, AKP Alex Watugigir membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Hermana Lembean untuk divisum,” jelasnya.

“Tersangka sudah ditahan dan kasus ini sedang ditindaklanjuti oleh Unit PPA Satuan Reskrim Polres Minut,” tambah AKP Watugigir.

Editor : Herly Umbas