PDPT Unima Amburadul !!!
Mikson Wakulu

Mahasiswa Sebut PDPT Unima Amburadul !!!

Tondano, Fajarmanado.com – Ribuan mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) yang mengenyam ilmu di semester VIII ke atas mengaku galau karena proses penyelesaian studi mereka terancam akan tertunda hanya karena persoalan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) yang kini dinilai kabur.

Kepada Wartawan, sejumlah mahasiswa mengeluh soal masalah pada PDPT yang berkaitan dengan pengisian nilai. Mereka mengaku kesulitan menginput data pada PDPT, termasuk mengontrak mata kuliah.

“Kami sudah sempat menghadap kepada Pembantu Rektor (PR) I yang membidangi akademik, namun beliau menyarankan kami untuk kontrak ulang jika memang sudah tidak bisa diinput oleh Puskom,” ujar salah satu mahasiswa yang akrab disapa Olce.

Kendati, katanya, kesalahan tidak semata-mata berasal dari mahasiswa namunn juga dari sistem serta server yang dikelola pimpinan rektorat.

“Waktu kami diberi kesempatan untuk mendaftar di PDPT melalui fasilitas yang disediakan oleh Puskom, kami tidak bisa masuk karena diduga hanya dibatasi. Dan untuk bisa masuk, hanya mujur-mujuran saja meskipun setiap hari mencoba masuk,” ungkap mahasiswa lainnya.

Terkait validasi nilai, menurutnya,sudah dijalani sesuai prosedur yang belaku dan sudah dipenuhi secara berjenjang dari tingkat fakultas sampai di Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (AAK).

“Namun ketika kami bawa di Puskom, petugas di sana berdalih jika sudah tidak bisa diinput lagi. Jadi kami mau bagaimana lagi, semua jalan yang kami tempuh termasuk menghadap PR 1, semuanya buntu,” ketusnya.

Pihak Unima melalui Pembantu Rektor IV Ronny Tuna mengakui hal tersebut. Tuna mengatakan, persoalan PDPT adalah masalah klasik, warisan dari pimpinan sebelumnya sehingga pimpinan yang baru terpaksa melakukan pembenahan untuk menyelesaikan masalah PDPT tersebut.

“PDPT kan adalah masalah klasik. Untuk saat ini, kita sementara mempersiapkan pelantikan Kepala Puskom yang baru. Mudah-mudahan di bawah pimpinan baru, semua masalah di Puskom apalagi yang berkaitan dengan PDPT, berangsung-angsur bisa dipulihkan,” ujar Tuna.

Terpisah, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Minahasa Bung Mikson Wakulu menilai, pimpinan Unima harus mencarikan solusi terbaik bagi mahasiswa yang tersandung masalah PDPT.

Menurutnya, sikap dan pernyataan dari PR 1 kepada mahasiswa yang tersandung masalah adalah pernyataan tidak bertanggung jawab. Bahkan, katanya, PR 1 yakni Prof Dr Deitje Katuuk MPd adalah salah satu pejabat yang harus diganti jika ingin memperbaiki masalah PDPT.

Ia Wakulu mengatakan, berdasarkan informasi yang sampai ke GMNI, saat pelaksanaan rapat pimpinan Unima yang digelar beberapa waktu lalu, Katuuk sempat ditanyai mengenai PDPT. Namun Katuuk menjawab jika PDPT tidak ada masalah, padahal masalah yang melilit mahasiswa sangatlah berat.

“Beruntung ada salah satu pejabat yang berani membantah peryataan Katuuk tersebut. Akhirnya, rapat yang sejatinya sudah akan ditutup, menjadi lebih panjang karena membahas PDPT,” ujar Wakulu.

Wakulu menilai, sikap dari Katuuk patut dicurigai jika punya motif. “Apakah menjawab tidak ada masalah supaya pimpinan senang, atau sengaja ingin menghancurkan dari dalam,” tanfdasnya.

Ia mengatakan, kalau saja pernyataan dari Katuuk tersebut tidak dibantah, pasti Rektor tidak akan tahu apa yang sebenarnya terjadi. “Ini harus diseriusi. karena PDPT Unima masih amburadul,” kuncinya.

Penulis  : Fiser Wakulu

Editor     : Herly Umbas