Kawangkoan, Fajarmanado.com – Meski Pilkada 2018 nanti digelar serentak 27 Juni 2018 namun tensi politik di Kabupaten Minahasa semakin memanas. Kabar teranyar, Ivan Sarundajang tengah mengikuti jejak Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dalam mempersiapkan kendaraan politik.
“Saya perlu tegaskan, kalau pun saya maju bertarung menjadi Bupati Minahasa pada Pilkada 2018, saya tetap menggunakan kendaraan partai politik,” tandasnya kepada Fajarmanado.com di Kawangkoan, Kamis (22/06/2017), sore tadi.
Seperti diketahui, JWS, panggilan akrab Bupati Minahasa, ramai mendapat sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir karena formulir dukungan perseorangan bertuliskan nama calon jantje Wowiling Sajow untuk maju Pilkada Minahasa 2018 telah beredar luas. Formulir model B1.1-KWK ini, disebarkan oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) sampai di tingkat kelurahan dan desa.
Sementara itu, IvanSa, sapaan familiar Wakil Bupati (Wabup) Minahasa, kini mulai pula disebut-sebut menyebarkan formulir dukungan perseorangan yang sesuai dengan format resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut.
Kabar ini mulai berhembus dari Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tondano Utara siang tadi. “Saya juga baru saja menerima telepon, apa benar saya juga mempersiapkan diri untuk maju melalui jalur independen. Saya langsung tegaskan, saya hanya akan maju (Pilkada) menggunakan kendaraan politik,” kata IvanSa saat dikonfirmasi di kediaman keluarga, Kelurahan Kinali Satu, Kawangkoan, sekitar pukul 15.30 Wita tadi.
IvanSa mengaku banyak warga Kampung Jawa Tondano (Jaton) yang bersimpati dan empati pada dirinya selama ini. Tak heran, ketika mendengar kabar itu mereka spontan mengontaknya, menanyakan keabsahan peredaran formulir tersebut.
“Katanya, ada formulir (calon perseorangan) saya yang sudah beredar di Jaton. Perlu saya tegaskan lagi, tidak pernah terlintas dibenak saya, atau niat sekecil apapun dalam diri saya untuk maju melalui jalur independen, apalagi sengaja menyebarkan formulir dukungan,” tegasnya. “Waduh, kerjaan siapa lagi ini,” ketusnya.
Putra sulung Dr Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulut dua periode ini, kembali menegaskan hanya akan maju bertarung pada Pilkada Minahasa 2018 dengan kendaraan partai politik (Parpol).
Untuk itulah, lanjut dia, lobi-lobi politik terus intens dilakukannya dengan PDI Perjuangan, Partai Golkar dan partai yang memilik kursi lainnya di Minahasa saat ini.
“Lobi politik semakin intens saya lakukan dengan pimpinan sejumlah Parpol. Kita lihat saja endingnya. Makanya, kalau benar ada formulir dukungan perseorangan yang beredar untuk saya, itu bukan dari saya atau simpatisan saya. Bisa saja pihak lain yang berniat menggagalkan lobi politik saya dengan pimpinan Parpol,” kata IvanSa, sambil menegak air mineral di lobil rumah kediaman keluarga.
Ia kemudian menunjuk kesepakatan pertemuannya dengan pengurus DPP dan DPW salahsatu Parpol di salahsatu tempat malam ini dan Parpol lain pada Jumat (23/06/2017), besok.
“Kalau saya mempersiapkan diri maju melalui jalur independen, mengapa saya harus sibuk-sibuk melakukan komunikasi politik dengan pimpinan partai,” kilah Ivansa.
Namun demikian, ia masih enggan menyebutkan nama ke dua Parpol dimaksud. “Masih rahasialah, pasti pers akan tahu nantinya,” ujar pria familiar yang tingkat elektabilitasnya semakin menanjak ini.
Penulis : Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

