Zagorsky Sebut Belarusia Siap Beli Ikan Tuna Asal Sulut
Dubes Belarusia untuk Indonesia Vladimir Lopato Zagorsky mengungkapkan keinginannya memberi Ikan Tuna asal Sulut saat bertemu dengan Gubernur Olly Dondokambey di Ruang Kerja Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (20/6/2017), siang tadi. Foto: Humas Pemprov Sulut.

Zagorsky Sebut Belarusia Siap Beli Ikan Tuna Asal Sulut

Manado, Fajarmanado.com – Duta Besar (Dubes) Belarusia untuk Indonesia, Vladimir Lopato Zagorsky menyatakan siap membeli ikan Tuna dari wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dubes Valdimir mengungkapkan hal tersebut ketika bertemu dengan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE, di Ruang Kerja Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (20/06/2017), siang tadi.

Vladimir mengatakan, kedatangannya adalah untuk melihat lebih jauh kemungkinan kerjasama yang lebih aktif antara Sulut dan Belarusia dalam berbagai bidang, antara lain, pertanian, wisata dan perikanan.

Di bidang perikanan, menurut Vladimir, tidak semua jenis ikan yang akan dibeli Belarusia dari Sulut. Ia pun mengaku tertarik untuk membeli ikan Tuna dari perairan laut Sulawesi untuk dijual di negaranya.

Vladimir melanjutkan, pihaknya menemukan bahwa Belarusia memiliki pasar perikanan yang bagus untuk dikembangkan dari Sulut. “Pasar kesatuan ekonomi eropa berada di Belarusia. Ada 180 juta calon pembeli di sana. Pasar yang sangat besar. Ini sangat menjanjikan,” tegasnya.

“Kami berniat membeli ikan tuna dari Sulut dan memasarkan kembali di sana,” sambungnya.

Ia mengatakan, pertemuannya dengan Gubernur Sulut adalah sangat penting. “Ini adalah pertemuan yang penting bagi kami. Hari ini kami berbicara mengenai kerjasama pengembangan ekonomi antara Belarusia dan Sulut,” ungkapnya.

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Olly mengapresiasinya. “Potensi perikanan (Sulut) sangat besar. Ini bermanfaat bagi perekonomian Sulut,” kata pria yang juga dikenal sebagai Bendahara Umum PDI Perjuangan ini.

Pertemuan tersebut ikiut dihadiri Sekprov Edwin Silangen SE MS, Asisten II Rudi Mokoginta, SE, MTP dan staf Kedubes Belarusia untuk Indonesia.

Editor : Herly Umbas