Tompaso, Fajarmanado.com – Wilayah Kecamatan Tompaso tepatnya di Desa Tompaso Dua digegerkan dengan penemuan mortir yang diduga adalah peninggalan perang. Penemuan benda yang akrab dengan ledakan tersebut terjadi pada Senin (12/6/2017) lalu sekira pukul 12.00 Wita.
Menurut Kapolsek Tompaso, Iptu Tomi Oroh, penemuan itu berawal ketika masyarakat dan pemerintah desa di bawah pimpinan Hukum Tua (Kumtua), Grace Rorinpandey melakukan kerja bakti di sekitar lokasi penemuan.
,Arce Tongkeles, salah seorang warga yang terlibat aksi Mapalus itu, secara tak sengaja tiba-tiba menemukan besi yang mirip Mortir. Ketika itu Tongkeles sementara menggunakan Sekop untuk mengambil tanah.
Benda mencurigakan itupun langsung disampaikan kepada Kumtua, kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian setempat. Setelah petugas melakukan pengamatan, disimpulkan ternyata benda yang ditemukan itu benar sebuah mortir.
“Seketika itu juga oleh pemerintah setempat langsung melaporkan penemuan tersebut kepada petugas kepolisian. Polisi pun langsung datang ke lokasi kejadian,” ujar Orong Rabu (14/6/2017) tadi.
Mortir tersebut berdiameter 9 cm, berat sekitar 7 kg, panjang 40 cm dan sudah dalam keadaan berkarat.
“Setelah ditemukan, polisi langsung mengamankan benda berbahaya tersebut. Untuk itu, kami meminta supaya ketika ada masyarakat yang menemukan benda aneh yang mencurigakan, segera melapor ke pihak berwenang,” tutup Oroh.
Penulis: Fiser Wakulu
Editor : Herly Umbas

