Tenga, Fajarmanado.com – Warga Desa Radey Kecamatan Tenga meminta Pemkab Minsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melanjutkan pembangunan jalan lingkar tembus Desa Tawaang. Pasalnya warga kedua kampung tersebut enggan menggunakan jalan tersebut karna kondisinya rusak parah, padahal jalan lingkar itu merupakan akses jalan penting menghugungkan kedua desa Randey dan Tawaang.
Menurut Hukum Tua desa Radey Hartje Ransulangi, pihaknya sudah sering menyampaikan keluhan masyarakat ini kepada pemerintah yang dalam hal ini dinas PUPR, namun hingga saat ini belum ada respon soal kelanjutan pekerjaan jalan lingkar tersebut.
“Sudah sering saya sampaikan ke Dinas PUPR Minsel dan meminta segera dilanjutkan pembangunan jalan lingkar Radey-Tawaang namun belum ada tindak lanjutnya. Padahal jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan desa Randey dan Tawaang.”kata Ransulangi, saat ditemui Fajarmanado.com, Senin (12/6/2017).
Ransulangi mengatakan bahwa kondisi jalan Radey-Tawaang memang sudah diaspal atau di hotmix sekitar tahun 2015 lalu, namun kelanjutan pekerjaannya hingga pertengan tahun 2017 ini belum juga ada kejelasan, apakah tidak dimasukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini sehingga belum dilanjutkan, kami juga tidak tahu dan belum ada penjelasan dari pihak terkait.
Senada dikatakan Hukum Tua Desa Tawaang Timur Lian Mandey, STh, menurutnya permintaan kelanjutan pekekerjaan jalan lingkar tersebut tak hanya dari masyarakat, melainkan pemerintah kedua desa ini juga sangat berharap agar pemerintah kabupaten dapat memperhatikan pembangunan jalan desa Randey-Tawaang.
“Akses jalan ini sangat dibutuhkan untuk memperlancar perekonomian dikedua desa ini. maka kami mewakili warga desa Tawaang dan Randey sangat berharap agar Dinas PUPR Minsel segera membangun atau meneruskan perbaikan jalan didesa kami. Kami sangat yakin dengan dibangunnya akses jalan ini perekonomian desa Radey-Tawaang akan lebih terutama masyarakat bisa lebih nyaman dalam memasarkan hasil usahanya.”jelas Mandey.
Mandey menambahkan, di desa Radey banyak masyarakat yang mempunyai usaha batu bata, untuk itu akses jalan ini sangat membantu masyarakat setempat dalam memasarkan hasil usahanya ke desa Randey tanpa harus mengikuti jalan trans sulawesi.
Penulis: Andries Pattyranie
Editor : Joel Polutu

