Amurang, Fajarmanado.com – GMIM Kalvari Kapitu Wilayah Amurang Dua, Minggu (11/06/2017) menggelar pelepasan Ketua BPMJ Pdt Jelly Albert Mawey, STh. Ibadah dipimpin Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt DR Hein Arina.
Ibadah pelepasan Pdt Mawey, yang telah sekitar 5 tahun bertugas dan melayani jemaat GMIM Kalvari Kapitu, berlangsung hikmat dan khusuk, diwarnai dengan keharuan dari jajaran pelayan khusus dan jemaat.
Posisi Pdt Mawey sebagai Ketua BPMJ GMIM Kalvari Kapitu, yang mendapat tugas baru sebagai pendeta pelayanan fungsional di Pemerintahan Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) ini, diganti oleh Pdt Junisar JC Watulangkow, STh. Selain itu, BPMS juga menugaskan Pdt Yosina Laura Rendaguna Porotuo, STh sebagai pendeta pelayanan.
Mewakili Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE, Wakil Bupati (Wabup) Minsel Franky Donny Wongkar, SH mengungkapkan kebanggaannya atas pengabdian Pdt Jelly A Mawey, STh di GMIM Kalvari Kapitu yang mencapai sekitar lima tahun.
“Atas nama bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dan jajaran, saya mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru bagi Pdt Jelly A Mawey, STh. “Setahu saya, Pdt Mawey diberi tugas sebagai Pendeta Fungsional di Pemkab Minsel,” ujar Wabup Wongkar.
Di pihak lain, Wongkar juga mengucapkan selamat datang kepada Pdt Junisar JC Watulangkow, STh untuk bertugas sebagai Ketua BPMJ GMIM Kalvari Kapitu dan kepada Pdt Yosina Laura Rendaguna Porotuo, STh sebagai pendeta pelayanan.
Ia mengharapkan, meski telah berganti Ketua BPMJ, jemaat GMIM Kalvari Kapitu akan senantiasa mendukung semua program Pemkab Minsel.
Tahun 2018 nanti, katanya, Pemkab Minsel mengikuti lomba Adipura. Kota Amurang sebagai Ibu Kota Kabupaten Minsel dipersiapkan bersaing dalam lomba kebersihan lingkungan tingkat nasional itu.
“Kita berharap Kota Amurang muncul sebagai salahsatu kota bersih di tanah air, walaupun masih hanya sertifikat Adipura, belum Piala Adipura. Jadi saya harap semua bisa memberi dukungan,” ujarnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, Bupati menitip pesan agar semua stakeholder dan masyarakat dapat bersama-sama memperhatikan, menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan dan rumah jemaat masing-masing.
“Saya percaya Desa Kapitu dan GMIM Kalvari Kapitu akan mendukung Amurang meraih sertifikat Adipura. Saya percaya pula, Tuhan Yesus akan menolong kita semua untuk meraih sertifikat Adipura tahun 2018 mendatang,” papar Wongkar, yang juga Sekretaris DPD PDIP Sulut ini.
Pada kesempatan itu, Wabup Wongkar juga sempat menyentil soal organisasi sayap ISIS dan terorisme yang telah berani melakukan serangan terbuka terhadap pemerintah Filipina di Kota Marawi, Filipina Selatan.
Meski pun telah berhasil dipukul mundur tentara Filipina, katanya, peristiwa itu mengharuskan warga Minsel dan Sulawesi Utara (Sulut) yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina harus meningkatkan kewaspadaan.
“Saya mengajak jemaat dan warga untuk selalu waspada dan kalau perlu langsung melapor kepada pihak berwajib apabila ada hal-hal yang mencurigakan terkait pergerakan kelompok radikalisme di daerah ini,” paparnya.
Wabup pun mengingatkan supaya masyarakat juga tidak lengah apabila kedatangan tamu yang tidak diundang dan tidak jelas asal usul mereka. “Kita harus berlakukan tamu wajib lapor. Kita harus sigap dan tetap waspada. Yang terpenting adalah jagalah keamanan lingkungan kita masing-masing, dan cepat melapor kepada aparat keamanan apabila ada pergerakkan yang mencurigakan,” pungkas Wongkar.
Penulis : Andries Pattyranie
Editor : Herly Umbas

