SETELAH menyelesaikan 8 session Round Robbin kedua, Indonesia Senior tetap memimpin di tempat pertama perebutan Asia Pacific Bridge Federation (APBF) Senior Cup pada 51st Asia Pacific Bridge Championships 2017 yang berlangsung di Hotel Riviera, Seoul, Korea Selatan sejak 28 Mei dan berakhir 7 Juni 2017 mendatang.
Meski hampir pasti juara, tim Merah Putih senior yang diperkuat HenkyLasut/Eddy Manoppo, Bambang Hartono/Bert Toar Polii dan Tanudjan Sugiarto/Apin Nurhalim, sempat dipecundangi tim Thailand dan Singapura pada session 5 dan 6 sehingga sempat disalib China.
Namun demikian, di session 7 dan 8 mampu, Hengky Lasut dkk bangkit mengalahkan Taiwan dan Australia 2, ditambah kekalahan China dari Jepang 2, pembunuh raksasa di putaran ke dua, sehingga Indonesia kembali mengambil alih juara.
Di nomor senior tim pertarungan 7 session terakhir hanya tinggal menentukan siapa yang juara antara Indonesia dan China karena perbedaan angka dengan peringkat 3 sudah terpaut jauh. Indonesia meraih 315.48 VP, menyusul China yang meraih 311.32 VP dan di peringkat 3 bertengger Hongkong 1 dengan 280,54 menyusul Jepang 1 dengan 277.92 VP dan India 270.31 VP.
Persaingan menarik di nomor ini justru pada siapa yang akan lolos ke babak play off Zone VI. Seperti diketahui juara akan otomatis lolos dan 4 peringkat berikutnya akan bertanding di babak play-off. Inilah nilai akhir pertandingan bergengsi, yang dihelat selang 28 Mei—7 Juni 2017 itu;
1 DJARUM ICBA 315.48
2 China 311.32
3 China Hong Kong 1 280.64
4 Japan 1 277.92
5 India 270.31
6 Australia 1 267.00
7 Chinese Taipei 2 235.41
8 Chinese Taipei 1 226.95
9 Australia 2 223.36
10 China Hong Kong 2 201.26
Open Team Bertahan di Peringkat 5
Sementara itu penampilan timnas open yang diperkuat Denny Sacul/Franky Karwur, Taufik Asbi/Robert Tobing dan Giovani Watulingas/Bill Mondigir cukup stabil.
Mendapat bye di session 5, mereka kemudian menang 3 kali berturut-turut atas Macau, Korea 2 dan Kuwait. Berkat kemenangan ini, walaupun masih bertahan diperingkat 5 tapi sudah memperpendek jarak dengan peringkat 1.
Berkat hasil ini maka terbuka peluang untuk bersaing memperebutkan medali emas karena 4 peringkat diatasnya juga tertahan.
Apa yang saya tulis kemarin ternyata salah, pada saat ini posisi untuk meraih medali emas ternyata terbuka kembali walaupun tentu saja butuh kerja keras dengan harapan pesaing diatasnya juga tertahan.
1 China 303.99
2 New Zealand 301.06
3 Chinese Taipei 297.33
4 Japan 293.10
5 Indonesia 287.35
6 India 273.95
7 Australia 257.64
8 Korea 1 245.07
Ladies Team Tetap Bertahan di Peringkat 4
Tim ladies Indonesia yang diperkuat Lusje Bojoh/Joice Tueje, Sucia Amita Dewi/Kristina Wahyu Murniati dan Conny E Sumampouw/Rury Andhani tetap bertahan diperingkat 4 dan tetap membuka peluang untuk meraih medali.
Peluang untuk meraih medali mulai terbuka karena mereka berhasil memangkas selisih angka dengan peringkat diatasnya. Misi yang rasional untuk saat ini adalah meraih medali perak dan mengamankan diri agar lolos babak play off dengan meraih peringkat 2 dan 3 Zone VI agar punya dua nyawa di babak knock-out.
Sebab untuk menggeser China diperingkat 1 agak berat karena mereka suda meraih 266.00 VP.
1 China 266.00
2 Australia 239.23
3 Chinese Taipei 226.03
4 Indonesia 213.50
5 New Zealand 182.92
6 Japan 175.76
7 China Hong Kong 162.34
Girls Peringkat 2 di bawah China
Sementara Tim Girls Indonesia yang diperkuat Elsya Ningtias/Fortina Mora Sibuea, Villa Rosa/Yessi Grasella dan Monica A Triana/Fransisca F Martanti tetap menguntit China di peringkat kedua.
1 China 183.65
2 Indonesia 167.77
3 Australia 114.89
4 China Hong Kong 106.19
5 Chinese Taipei 2 104.46
6 Chinese Taipei 1 95.06
7 Thailand 19.98
Indonesia Junior Maju Pesat
Tim Junior Indonesia mulai bangkit menyusul yang lainnya. Saat ini tim yang diperkuat Ali Akbar/Mohammad Hasyimi, Andy Pramana/Restu Narendra dan Healtho B Argario/Zulfikar AP telah melonjk ke posisi kelima melewati saingan mereka Hongkong. Jika ini bisa dipertahankan maka target mereka lolos ke Kejuaraan Dunia 2018 di China bisa tercapai. Hal ini disebabkan peringkat 3 adalah Australia yang tidak diperhitungkan di Zone VI/
1 China 307.45
2 Singapore 286.03
3 Australia 240.92
4 Chinese Taipei 240.73
5 Indonesia 232.34
6 China Hong Kong 230.66
7 Japan 206.50
8 Korea 175.65
9 Philippines 117.20
10 Thailand 59.52
Tinggal Youngster yang perlu kerja keras karena mereka masih tercecer di peringkat bawah. Semoga tim youngster bisa mulai bangkit besok karena peluang masih terbuka.
Tim Youngster diperkuat Patrick Kalengkongan/Scivo Nelwan, EFRIANSYAH/Ibnu Idris dan Elga Pinka/Dimas W Bhakti masih berada diperingkat 6 dan perlu naik keperingkat 4 jika ingin lolos ke Kejuaraan Dunia 2018 di China.
1 China 169.28
2 China Hong Kong 156.26
3 Singapore 136.21
4 Japan 120.61
5 Chinese Taipei 102.97
6 Indonesia 102.05
7 Thailand 71.14
8 Korea 21.48
Oleh : Bert Toar Polii
Editor: Rudy Prancis

