Pelabuhan Amurang Harus Steril, Djafar: Selalu Berkoordinasi Dengan Polairud dan Pos AL
Kepala Syahbandar Pelabuhan Amurang, Eidy Djafar

Antisipasi ISIS Masuk, Polri-TNI Bantu Jaga Pelabuhan Amurang

Amurang, Fajarmanado.com – Perairan laut Minahasa Selatan (Minsel) dinilai masih aman dari ancaman kelompok radikal ISIS. Tak hanya di laut, langkah antisipasi pun dilakukan terhadap mobilitas arus orang dan barang yang masuk ke luar Pelabuhan Amurang.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Umum Amurang, Eidy Djafar mengatakan, patroli pengamanan laut kini intens dilakukan oleh dua kapal patroli Pangkalan PSDKP (Pengawasan Suberdaya Kelautan dan Perikanan) Bitung.

“Kami melakukan pengetatan pengawasan para penumpang dan barang, terutama yang masuk melalui pelabuhan Amurang,” katanya kepada Fajarmanado.com di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Seperti diketahui, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Minsel Ir Alexander Sonambela, MSi mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, pihaknya berkoordinasi dengan pihak pimpinan Pangkalan PSDKP Bitung dan sudah melakukan di perairan laut Minsel sejak pekan lalu.

Selain pengawasan terhadap aktivitas pencurian dan pengeboman ini, juga kemungkinan masukkan kapal asing di perairan laut wilayah Minsel dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada umumnya.

Djafar mengungkapkan, pengetatan pengawasan arus orang dan barang yang masuk melalui Pelabuhan Amurang dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masuknya ISIS di Sulut, sebagaimana ditingkatkan di wilayah Kepulauan Nusa Utara oleh TNI, Polri dan segenap elemen masyarakat dalam sepekan terakhir.

Ia mengatakan, sampai saat ini belum ditemukan ada satu pun indikasi penyusupan kelompok teroris yang masuk melalui Pelabuhan Amurang. “Masih aman-aman saja, mudah-mudahan akan aman terus,” ujarnya.

Kondisi kondusif ini, katanya, tidak akan membuat pihaknya lengah. “Biar aman, tapi kita harus tetap terus waspada dengan melakukan pengawasan yang ketat. Sesuai petunjuk atasan, kami pun terus berkoordinasi dengan Polres Minsel, khususnya Polairud Minsel, Pos TNI AL di Amurang dan Pemkab Minsel,” ungkapnya.

Djafar pun menunjuk aktivitas Pelabuhan Amurang. “Anda lihat sendiri,  aktivitas pelabuhan ini masih normal-normal saja. Semua kapal tetap sandar dan berlayar sesuai jadwal, walaupun tinggal kapal-kapal kecil saja,” paparnya.

Meski begitu, pemandangan yang tersaji di pelabuhan tersebut tampak beda dengan sebelumnya. Sejumlah personil Polairud maupun Polres Minsel tampak siaga berjaga-jaga, terutama di pintu masuk ke luar kapal dan pelabuhan.

Untuk itulah, ia menegaskan bahwa sampai saat ini Pelabuhan Amurang belum menjadi pintu masuk teroris anggota ISIS, yang kini santer dikabarkan berusaha merobos masuk Indonesia melalui Sulut, termasuk Pelabuhan Amurang.

“Kalau pun ada kabar seperti itu, hanya isu atau hoax belaka. Sampai sekarang, Pelabuhan Umum Amurang tetap aman dan terkendali, apalagi semakin ketat penjagaannya,” tegas putra Jawa Tondano (Jaton) ini.

Penulis : Andries Pattyranie

Editor   : Herly Umbas