Manado, Fajarmanado.com – Tim sepak bola PS Manado berhasil memupus impian Karame FC untuk menjuarai Liga Pelajar U-14 piala Menpora tahun 2017 seri region Manado.
PS. Manado berhasil membungkam Karame FC dengan skor telak 4-0, di lapangan Yon 712 Teling, Rabu (23/05/2017) sore tadi.
Ketua Panitia, Hans Tinangon dalam laporannya mengatakan liga pelajar ini merupakan ajang kompetisi yang bertujuan menghidupkan kembali persepakbolaan kota Manado.
“Kita bersyukur ajang ini digelar, walau dengan dana yang terbatas, tapi animo peserta luar biasa. Liga dilaksanakan sejak tgl 19 Mei-23 Mei,” ungkap Tinangon seraya melaporkan liga ini di ikuti 8 tim dan dibagi menjadi 2 grup.
Wali Kota Manado, DR, Ir, GS. Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA dalam sambutannya yang di bacakan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) kota Manado, DR, Dessie Lumowa, mengharapkan, liga ini bisa menjadi ajang penyaluran bakat bagi generasi muda kota Manado.
“Harapan saya, liga ini bisa dilaksanakan berkesinambungan, tidak hanya tahun ini saja. Kiranya bisa dikemas lebih baik lagi,” ungkap Walikota seperti dikutip Lumowa.
Sementara itu, Ketua KONI Manado, Hengky Kawalo, SE ke sejumlah wartawan mengungkapkan, liga ini sangat baik untuk kembali membangkitkan persepakbolaan kota Manado yang mati suri.
“Walau diselenggarakan sederhana dan dana yang terbatas, setidaknya ini menjadi awal kebangkitan persepakbolaan kota Manado,” ungkap mantan penyerang tim Persma Manado era 90 an ini.
Lebih lanjut, Kawalo juga menegaskan, untuk mengurus sepak bola diperlukan orang yang tepat.
“Dunia sepakbola memerlukan insan yang benar-benar memahami dunia ini. Ingat, jangan mencampur adukkan sepakbola dengan apa pun,” tegas Sekretaris Komisi A DPRD kota Manado ini.
Sepakbola ini olahraga murah, karena atlitnya menyediakan sendiri sepatu dan bolanya, tinggal pemerintah menyediakan fasilitas lapangannya, katanya lagi.
“Intinya, untuk mengurus sepakbola, tempatkanlah orang-orang yang mengerti dan memahami dunia ini, bukan yang tiba-tiba muncul,” kuncinya.
Diketahui, dunia sepakbola Manado sempat gemerlap di era tahun 1990 an dengan tim Persma Manado yang dikenal dengan julukan Badai Biru.
Namun, kurun waktu 10 tahun ini, sepak bola Manado mati suri.
Penulis/Editor : Simon Siagian

