Manado, Fajarmanado.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar Lomba Pawai Obor.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu mewakili Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA melepas peserta lomba yang mengambil garis start dan finish di lapangan Sparta Tikala Manado, Senin (22/05) malam tadi.
Dalam sambutannya yang dibacakan Usulu, Walikota Manado mengatakan pelaksanaan Lomba Pawai Obor merupakan bentuk kebersamaan dan kerukunan di Kota Manado.
Sebab, kegiatan yang di gelar tak hanya diikuti umat Muslim, tapi melibatkan umat agama lainnya.

“Kota Manado dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Sehingga, kegiatan-kegiatan keagamaan selalu melibatkan umat beragama lainnya. Seperti dalam kegiatan Pawai Obor malam hari ini. Saya melihat ada kebersamaan dalam kehidupan beragama kita,” ujar Lumentut, melalui Sekda Usulu.
Walikota juga menegaskan, semangat kebersamaan itu harus terus dipelihara dan dijaga.
“Saya mengajak umat Muslim di Kota Manado, melalui Lomba Pawai Obor ini mari kita jaga dan pelihara semangat kebersamaan diantara berbagai perbedaan suku, agama dan ras,” ajak Lumentut.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Manado, Joudy Senduk SE, dalam laporannya mengatakan, kegiatan Pawai Obor diikuti 114 peserta.
Untuk dana pelaksanaan yang digunakan bersumber dari Pemkot Manado.
Tampak hadir beberapa pejabat Pemkot Manado, diantaranya Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Micler CS Lakat SH MH, Plt. Kadis Perhubungan, M Sofyan, Plt. Kadis Tenaga Kerja, Marrus Nainggolan SH serta Kabag Pemerintahan dan Humas, Steven Runtuwene, SSos.
Hadir juga unsur Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, Sufandi Siwi perwakilan umat Buddha dan Drs I Ketut Alit dari perwakilan umat Hindu.
Penulis/Editor : Simon Siagian

