Jakarta, Fajarmanado.com – Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Jakarta yang sempat terjadi perbedaan pendapat, bahkan terjadi dualisme kepemimpinan kini bertekad melakukan rekonsiliasi. Kerukunan yang sudah cukup lama berkiprah di ibukota negara ini, mengakui kalau sekarang saatnya digelar rekonsiliasi.
‘’Ya, seiring dengan situasi dimana organisasi KKK belum ada kesepakatan, bahkan telah terjadi dualisme kepengurusan, maka segenap pengurus dan anggota KKK mengusulkan akan melaksanakan rekonsiliasi secara aman. Artinya, rekonsiliasi sangat penting demi persaudaraan banyak orang. Lebih khusus bagi masyarakat yang berasal dari tanah Minahasa,’’ujar Dr Rudy Sumampow baru-baru ini kepada Fajarmanado.com.
Hal senada juga disampaikan Tedy Matheos, SE, dimana menurut dia, perjalanan KKK hingga tahun 2017 banyak kerikilnya. Namun mereka berharap melalui rekonsiliasi maka KKK akan lebih memiliki harapan yang indah untuk ke depan. ‘’Dengan rekonsiliasi, KKK akan lebih mantap dan memberi arti luas bagi warga kawanua di seluruh tanah air, dan lebih khusus di tanah Minahasa,’’jelas Matheos.
Sementara itu, Ketua Umum KKK Irjen DR Ronny F Sompie menjelaskan, dilaksanakannya rekonsiliasi sangat tepat. ‘’Artinya, melalui rekonsiliasi akan memberi arti luas terhadap KKK secara umum. Dan pasti, sebelum digelar rekonsiliasi dilaksanakan tatap muka antara pimpinan KKK lama yang ada. Dan ternyata, dari hasil pertemuan tersebut semua anggota senior mengaku puas,’’jelas Sompie.
Dikatakannya, acara ‘Bakudapa KKK ‘ di Kawasan Kuningan, Jakarta, belum lama berlangsung antara tim Dr Ronny F Sompie dengan tim Angelica Tengker. Temu Bakudapa KKK d iatas membahas acara rekonsiliasi KKK. Hasilnya, pertemuan disampaikan sangat memuaskan. Yang pasti, kedua belah pihak sudah duduk bersama, makan bersama di satu meja. “Dan pastinya lagi, doakan saja supaya secepatnya menghasilkan keputusan demi ‘Minahasa’ menjadi satu.,” ujar Sompie.
Di bagian lain, KKK pimpinan Angelica Tengker menggelar Pekan Kawanua tanggal 20 Mei 2017. Hanya saja, sampai berita ini diposting belum ada kabarnya. Pertemuan KKK Angelica Tengker bertepatan dengan HUT ke-44 tahun KKK. Teman-teman dari KKK pimpinan Dr Ronny F Sompie berkeinginan hadir di Pekan Kawanua, sebagai langkah awal untuk kembali bersama demi ‘Tanah Minahasa’ yang dicintai. Khusus tim Dr Ronny F Sompie hadir diantaranya, Ronny F. Sompie sendiri, Jimmy Tampi, Renny Rorong, Max Boseke, Rudy Sumampouw, Audy Wuisang, Jemmy Mokolensang, Meity Ussu, Teddy Matheos, Ayub Junus, Jerry Rampen, Adrian Tapada, Ricky Siwu, Alfa Massie dan Michael Lakat.
‘’Dengan digelar rekonsiliasi, demi perjalanan dan persaudaraan yang rukun kita dapat berbagi kasih dalam damai na bahagia guna mensinerjikan makna mulia ‘Sitou Timou Tumou Tou’ untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya ‘Tanah Minahasa’ yang kita cintai,’’tegas Frangky Kalumata, salah satu pemerhati budaya.
Andries Patirani

