Amurang, Fajarmanado.com – Menyemarakkan hari-hari gerejawi tahun 2017, GMIM Tesalonika Buyungon (GTB) Wilayah Amurang Dua menggelar lomba poco-poco yang diikuti 20 dari 25 kolom. Lima peserta terbaik masuk tahapan final yang akan digelar pada Minggu (21/05/2017).
Marthen Werupangkey, Syamas Kolom 16 mengatakan bangga bisa ikut meramaikan lomba, terlebih terpilih masuk final. “Semula kami hanya ikut untuk meramaikan. Kami tidak berambisi masuk final, tapi ternyata lolos juga,” ujarnya kepada Fajarmanado.com di Amurang, Jumat (19/05/2017).
Hal senada juga disampaikan Joutje Sumual. Syamas kolom 13 ini mengaku bangga pula timnya terpilih lolos dan masuk final.
‘’Maksudnya, Kolom 16 bisa mengikuti lomba tersebut. Walau diakuinya, masih banyak kolom yang lebih baik. Namun, jemaat kolom sangat antusias mengikutinya,’’ujar Werupangkey, Jumat (19/5/2017).
Lomba poco-poco tersebut dihelar pada Kamis (18/05/2017). Ke 20 peserta tampil prima sehingga menyulitkan tim juri menentukan 5 kelompok pemenang yang akan masuk final.
Warupangkey dan Sumual pun senada menilai jika semua peserta tampil memukau. “Makanya, semula saya tidak berharap kalau tim kami terpilih masuk lima besar, karena rata-rata peserta tampil dengan baik,” ujar Warupangkey.
Sementara itu, Ketua BPMJ GMIM Tesalonika Buyungon Pdt Deasye Maleke Maindoka, MTh juga mengungkapkan kebanggaan dan syukurnya karena pelaksanaan babak penyisihan lomba poco-poco dalam rangka hari-hari besar gerejawi di Buyungon bisa digelar dan terlaksana dengan baik.
“Ini semua hanya karena campur tangan Tuhan. Bahkan, semua jemaat di 25 kolom ikut mendukungnya,” katanya.
Namun ia mengakui jika masih ada kolom yang belum ikutserta. “Mungkin ada halangan prinsip, tapi saya yakin mereka akan ikutserta pada kegiatan berikut,” sambungnya.
(andries)

