Minut Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Daerah
MAXIMELIAN Tapada

Minut Bakal Miliki Gedung Perpustakaan Daerah

Airmadidi, Fajarmanado.com — Panitia khusus (Pansus) Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati 2016, memberikan rekomendasi ke Pemerintah kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) untuk segera membangun perpustakaan daerah dan arsip.

Pasalnya, saat ini Kabupaten Minut sudah masuk dalam kategori wilayah yang terus berkembang, terlebih diapit oleh dua kota yakni Bitung dan Manado.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Karena kemajuan suatu daerah, ditentukan dengan berbagai ragam kehidupan mendidik. Salah satunya menumbuhkan minat baca bagi masyarakat Minut,” tutur Ketua Dewan kabupaten (Dekab) Minut Berty Kapojos.

Dijelaskan Kapojos, anggaran tahun 2016 untuk kantor perpustakaan dan arsip daerah sebesar Rp500.800.000 dengan 10 program dan 41 kegiatan. Untuk itu, Pemkab Minut sudah harus bersiap,” terang Kapojos.

Menurut Kapojos, keberadaan kantor perpustakaan dan arsip daerah dapat membantu masyarakat dalam mencari tahu berbagai perkembangan yang saat ini terjadi, khususnya pembangunan Minut yang terus mengalami perubahan.

“Kemudian, tentu saja bisa menjadi pusat pembelajaran bagi para siswa sekolah maupun  mahasiswa untuk bisa mendapatkan berbagai macam literatur untuk menambah wawasan. Selain itu, jika perpustakaan sudah ada di Minut, maka tujuan menciptakan minat baca kepada anak sejak dini bisa terlengkapi,” ucap Kapojos.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Minut Drs Maximelian Tapada MSc mengatakan, pihaknya kini tengah mencari lokasi yang tepat untuk pembangunan perpustakaan daerah. Sudah lama direncanakan, hanya waktunya belum tepat.

“Jika sudah mendapat rekomendasi dari Dekab Minut, maka tentu ini suatu kemajuan yang luar biasa untuk masyarakat Minut. Bupati Minut Vonnie A Panambunan dan Wakil Bupati Ir Joppi Lengkong menyambut baik rekomendasi ini, sehingga akan segera direalisasikan. Dunia pendidikan di Minut banyak menyimpan talenta yang luar biasa, dengan kehadiran perpustakaan daerah ini, maka dipastikan Minut bisa bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia,” jelas Tapada, Minggu (14/5/2017).

Ditambahkan Tapada, memang apa yang dikatakan Ketua Dewan Berty Kapojos sangat tepat, Minut sangat butuh perpustakaan daerah, karena pengaruhnya kedepan sangat luar biasa. “Karena secara tidak langsung, kita ikut mencerdaskan bangsa dengan menyediakan fasilitas untuk masyarakat mengetahui apa isi dunia ini dan mengimplementasikannya untuk daerah,” tutup Tapada.

(udi)