Aksi 1000 Lilin Buat Ahok di Bukit Kasih Kanonang
Massa peserta aksi 1000 lilin di Bukit Kasih Kanonang, Kamis (11/05/2017), malam ini.

Aksi 1000 Lilin Buat Ahok di Bukit Kasih Kanonang

Kawangkoan, Fajarmanado.com – Aksi simpatik pemasangan lilin terhadap Ir. Basuki Tjahaja Purnama, MM alias Ahok terus bermunculan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Setelah di beberapa daerah tadi malam, Kamis (11/05/2017) malam ini, aksi 100 lilin buat Ahok berlangsung di Bukit Kasih Kanonang, Kawangkoan Barat, Minahasa.

Tak jelas dari kelompok mana yang menggelar ‘aksi keprihatinan’ atas pemaksulan Gubernur DKI Jakarta melalui ketokan palu pidana penodaan agama 2 tahun penjara itu. Yang pasti, acara bertajuk 1000 lilin tersebut diawali dengan doa bersama dipimpin Pdt Clement Wuysang STh pada pukul 19.00 Wita.

Massa dari berbagai kelompok umur pria dan wanita yang ditaksir berkisar 500 orang itu, menggelar doa bersama di kompleks tugu Toleransi Antar Umat Beragama Bukit Kasih, sekitar 3 km dari pusat Kota Kawangkoan atau 48 km dari Kota Manado ini dengan khusyuk.

Usai doa bersama, massa yang berasal dari Minahasa raya dan Manado yang kebetulan berwisata dan masih berada di kawasan Bukit Kasih Kanonang, memasang lilin yang bersama-sama.

Acara spontan itu, dihadiri Sekcam Kawangkoan Barat Happy Lumintang SH, Kanit Lantas Polsek Kawangkoan A iptu Adri Pongoh, Kanit Res Bripka F. Tololiu dan sejumlah personil polisi lainnya dan anggota Koramil 1302/08 Kawangkoan-Tompaso.

Tak ada aksi lain dalam kegiatan di suasana mendung dan agak berkabut setelah gerimis itu, selain menikmati jagung rebus dan pisang goreng beserta teh dan kopi yang dijajakan pedagang setempat.

“Kami melakukan ini sebagai wujud keprihatinan atas vonis hakim terhadap Pak Ahok, yang sebenarnya tidak pantas,” komentar seorang ibu yang mengenakan pakaian hitam.

Sebelum menuju Bukit Kasih, sebagian massa sempat singgah menikmati menu rumah kopi Sarina, Toronata dan Ts Kawangkoan. Di antara mereka, membawa kertas bertuliskan; SAVE AHOK dan diletakkan di atas meja rumah kopi. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun ikutserta.

(ely)