Kawangkoan, Fajarmanado.com – Bila tidak ada aral melintang, Musyawarah Daerah (Musda) Gereja Pantekostas di Indonesia (GPdI) Sulut, akan dilaksanakan pada tanggal 11 – 13 Juli 2017. Dalam Musda ini akan memilih Ketua Majelis Daerah GPdI untuk periode lima tahun ke depan.
Menjelang Musda ini, sudah terpilih tiga orang nominator calon ketua MD, yaitu Gbl Robert Longkutoy, Gbl Yivone Awuy-Lantu, sebagai petahana, dan Gb Moudy Wenas. “Ketiga calon ini mempunyai peluang yang sama. Dan siapapun yang akan terpilih, itu merupakan kehendak Tuhan,” ujar Gbl Fany Potabuga, gembala sidang GPdI Rajawali Kanonang, Kawangkoan, Rabu (03/05/2017).
Menurut Gbl Fany, untuk bisa terpilih menjadi calon ketua MD, kriterianya adalah sudah pernah menjadi anggota MD dan sudah menggembala (melayani jemaat) paling kurang 15 tahun. Ketiga calon nominator itu sudah memenuhi kriteria dan memiliki pengalaman pelayanan masing-masing.
Ditambahkannya, Gbl Robert Longkutoy, saat ini sebagai Gembala di Sidang Jemaat Tateli, Mandolang, Minahasa. Gbl Longkutoy juga baru terpilih sebagai Ketua 4 Majelis Pusat (MB). Selain itu ia Longkutoy juga adalah Ketua Obaja Ministri yang beranggotakan gembala-gemabala GPdI. Sedangkan Gbl Ny Yivone Indria Awuy-Lantu adalah ketua MD GPdI Sulut saat ini. Sehari-hari Gbl Yivone Awuy adalah Gembala Sidang Jemaat GPdI Jln Sam Ratulangi Manado. Suaminya juga alm HO Awuy pernah menjadi ketua MD Sulut. Sedangkan Gbl Moudy Wenas adalah gembala sidang Betlehem Malalayang, Manado.
Dari hasil survey, jelas Gbl Fanny Potabuga, dua kandidat calon yang cukup bersaing adalah Pdt Robert Longkutoy dan Gbl Yifone Awuy-Lantu. Namun demikian Gbl Moudy Wenas juga punya kekuatan yang tidak kentara. “Yang jelas, ketiganya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Tinggal bagaimana para gembala memandangnya, menurut ukuran masing-masing. Tapi semuanya itu Tuhanlah yang akan menentukan,” ujar Gbl Fanny lagi.
Ia bersama para gembala GPdI hanya berharap agar Musda ini akan berjalan lancar dan sukses lewat pengendalian Tuhan. “Semuanya tentu harus berdoa dan menyerahkan sepenuhnya pada otoritas Allah. Yang memilih itu hanyalah alat Tuhan,’’pungkasnya.
Jeffry Th. Pay

