DAS Ranoyapo, warga Buyungon Minta Dibuat Talud
Judy F Moniaga, SE

DAS Ranoyapo, warga Buyungon Minta Dibuat Talud

Amurang, Fajarmanado.com – Bertahun tahun lamanya, warga Buyungon telah menyurat ke BPBD Minsel untuk kiranya dapat dibangun talud di DAS Ranoyapo. Pasalnya, warga yng ada dibantaran DAS Ranoyapo makin lama menjadi was-was mengingat DAS Ranoyapo diduga semakin lebar. Akibatnya, permintaan BPBD Minsel melalui aspirasi sudah berulang-ulang kalinya.

Kristian Lumintang, warga Buyungon saat penyampaian aspirasinya dihadapan Wakil Ketua DPRD Minsel Franky Jirro F Lelengboto, ST saat menggelar masa reses I tahun 2017 di Kelurahan Buyungon. ‘’Ya, sudah bertahun-tahun lamanya, aspirasi diatas disampaikan baik ke BPJN di Manado. Bahkan pun di BPBD Minsel. Namun demikian, hal diatas belum ada jawaban resmi. Apakah nanti sudah ada korban jiwa baru pihak terkait membangun talud,’’tanya Lumintang.

Mendengar hal diatas, Franky Jirro F Lelengboto mengakui hal diatas. Bahwa, pada prinsipnya hal diatas sudah disampaikan melalui Kepala BPDB Minsel Handry Komaling, SH. ‘’Bahkan, penyampaian dan aspirasinya sudah berulang kali disampaikan. Namun ternyata, hal diatas belum ada respon. Jadi, akan saya datangi kembali dan menyampaikannya. Siapa tahu, tahun 2017 ini atau APBD Perubahan 2017 bisa dianggarkan,’’jelas Lelengboto.

Ternyata, tak hanya Lelengboto yang peduli dengan pembangunan talud di DAS Ranoyapo. Anggota DPRD Provinsi Sulut Judy F Moniaga, SE juga angkat suara soal pembangunan talud DAS Ranoyapo. ‘’Bahwa, pada prinsipnya pihaknya juga akan ikut memperjuangkan di Pemprov Sulut. Memang, untuk tahun 2017 DAS Ranoyapo sedang dilaksanakan pembangunan. Tapi, untuk DAS Ranoyapo di Buyungon belum tahun ini. Siapa tahu, APBD 2018 akan ditindaklanjuti,’’kata Moniaga.

Jadi, Moniaga sebut akan memperjuangkannya bersama pak Lelengboto. Baik di Pemkab Minsel maupun Pemprov Sulut. Doakan saja, agar supaya hal diatas benar-benar terealiasi. Lagipula, masa reses I DPRD Minsel dan masa reses I DPRD Provinsi Sulut ada maknanya.

‘’Maknanya, ya pasti untuk rakyat Minsel dan Mitra. Karena memang, saya adalah keterwakilan dapil Minsel-Mitra. Dan perjuangannya, tak hanya Minsel, walau dirinya asal Minsel. Tapi, juga pembangunan Mitra akan diperjuangkannya,’’tegas Moniaga politisi Gerindra ini.

(andries)