Pembanguan Bypass Bandara-Likupang Tunjang Pariwisata Minut
TAHAP pembukaan jalur Ir Soekarno menembus jalan Ringroa II tengah dilakukan, kini Pemkab Minut kembali akan membuat jalur Bypass Bandara-Likupang untuk tunjang pariwisata.(foto: udi)

Pembanguan Bypass Bandara-Likupang Tunjang Pariwisata Minut

Airmadidi,Fajarmanado.com—Setelah dilakukan pembukaaan jalur Ir Soekarno yang nantinya tembus ke Ringroad II, kini Pemkab Minut kembali akan membuka jalur bypass yang akan menghubungkan Bandar Udara (Bandara) Sam Ratulangi dengan wilayah Likupang.

Ini dikatakan Asisten II Bidang Perekonomian Minut Drs Allan Mingkid, Jumat (21/4/2017). Dimana saat ini rencana tersebut sudah masuk dalam tahap sosialisasi serta pengurusan dokumen Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

“Wacana pembangunan jalan ini sudah dilakukan dalam rapat pembangunan. Jalan yang akan dibangun sekitar 55 kilometer yang menjadi penghubung langsung dengan Bandara Sam Ratulangi dengan Likupang,” tutur Mingkid.

Dijelaskan Mingkid, proyek ini bernama paket jalan Marinsouw Pantai Pal, Pulisan dan Kinunang. Sesuai rapat dengan Pemprov Sulut, rencananya jalan Bandara Samrat ke Likupang ini akan dibuat memiliki lebar 30 meter seperti jalan Ir Soekarno dan juga Ringroad II yang nantinya, jalan ini akan mempermudah bagi turis mancanegara dan lokal untuk berwisata

“Pembangunan infrastruktur jalan ini, akan sangat menunjang objek pariwisata di Likupang. Apalagi, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata di Minut dipusatkan di wilayah Likupang. Pembangunan akan menggunakan APBD Sulut dan juga APBD Minut. Saat ini sudah masuk dalam tahap sosialisasi dan pengurusan dokumen Amdal,” tambah Mingkid.

Kepala Dinas Pariwisata Minut Theodore Luntungan menambahkan, Bupati Vonnie A Panambunan akan mendatangkan investor guna bekerjasama dalam pariwisata untuk mendukung Likupang sebagai daerah KEK Pariwisata. “Minggu depan tim dari dinas pariwisata akan turun ke lokasi mulai dari Pantai Lihaga, Gangga, Talise, Pulau Bangka dan Pulisan guna mengecek lokasi wisata untuk dijual ke investor,” beber Luntungan.

(udi)