Robby Longkutoy Menguat di Dapil 4
Robby Longkutoy

Robby Longkutoy Menguat di Dapil 4

Tondano, Fajarmanado.com – Tensi perpolitikan di Kabupaten Minahasa terus meningkat seiring pelaksanaan Pilkada tahun 2018 semakin mendekat.

Seiring situasi tersebut, figur-figur yang diperkirakan akan maju bertarung menjadi orang nomor satu di Tanah Toar-Lumimuut ini pun terus bermunculan. Salah Satunya sosok Robby Longkutoy. Longkutoy digadang-gadang calon kuat untuk terjun di pilkada 2018 mendatang dan diyakini memiliki basis masa yang nyata di Dapil empat.

Diungkapkan Jimmy, salah satu warga Langowan, Robby Longkutoy sangat layak diperhitungkan sebagai penantang serius bagi calon-calon lain. Apalagi jika dilihat dari latar belakang Longkutoy yang adalah mantan Sekretaris Daerah dan juga mantan Wakil Bupati Yahukimo di Papua.

“Dilihat dari rekam jejak, beliau (Robby Longkutoy) sangat pantas untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Selain berpengalaman sebagai birokrat karena sebelum menjadi wakil bupati, beliau menjabat sekretaris daerah (Sekda) di Kabupaten Yahukimo,” ujar Jimmy.

Selain itu, Longkutoy juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Sebut saja Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Minahasa (FK3M). Menurut ketua FK3M Joudy Mamuaja, mereka membutuhkan dan merindukan pemimpin yang nasionalis serta berpengalaman di birokrasi pemerintahan dalam memimpin minahasa kedepan.

“Kami dari FK3M sangat berharap bapak Robby Longkutoy siap maju dalam pilkada 2018 mendatang. Karena dalam pandangan kami, Robby Longkutoy adalah nasionalis sejati,” ujar Mamuaja.

Lanjut dikatakanya, Longkutoy yang berdomisili di Langowan (Dapil empat) sangat pantas mewakili warga Langowan dan sekitar. “Robby Longkutoy adalah representatif dari masyarakat Dapil empat. Untuk itu, bagi partai yang bisa mengusung calon, jangan sampai salah pilih.

Sementara itu Robby Longkutoy ketika ditanya mengenai kesiapanya untuk maju dalam Pilkada Minahasa 2018 mendatang mengatakan kesiapannya. Namun dirinya mengaku akan mengikuti mekanisme dan aturan yang ada sebagai kader partai PDIP.

“Kalau saya siap, tapi harus mempertimbangkan hasil survei terlebih dahulu, juga masalah popularitas dan elektabilitas,” ujar Longkutoy.

Dikataknnya juga, faktor masyarakat juga sangat menentukan. Sebab masyarakat adalah jantung dari setiap pesta demokrasi. ”Dari hasil survey, Parpol kemudian akan mempertimbangkan calon. Karena itu, faktor masyarakat saya pandang sebagai hal vital. Karena survey diambil dari masyarakat,” jelasnya.

Selain itu dikatakanya, keinginanya untuk maju tak lain adalah panggilan membangun dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. “Tapi tak guna kalau tak ada dukungan masyarakat, dan tidak ada gunanya memaksakan diri kalau masyarakat tak mendukung,” kuncinya.

(fis)