Ratahan, Fajarmanado.com – Sektetaris Daerah (Sekda) Ir Farry Liwe, dalam arahannya pada Rapat Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) triwulan I Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting dilaksanakan secara rutin untuk mengevaluasi sejauh mana penyerapan anggaran.
“Dalam rapat EPRA ini bagaimana kita untuk membuat langkah-langkah pengendalian percepatan penyerapan belanja daerah, dan percepatan pengadaan barang jasa di Kabupaten Minahasa Tenggara. Untuk itu pentingnya dilaksanakan secara rutin,” kata Liwe, Rabu (19/4/2017), di Aula kantor Bupati.
Lanjut Farry, poin-poin penting juga pada rapat tersebut adalah, penyerapan anggaran berjalan normal sesuai target, dan tidak tertumpuk pada triwulan III dan IV. Juga dalam rangka mensinkronkan rencana penyerapan anggaran atau target dengan realisasi penyerapan anggaran di masing masing SKPD. “Dalam rapat ini juga untuk mengontrol pengawasan penggunaan anggaran, pengelolaan anggaran agar lebih efektif, transparan dan akuntabel, serta mengevaluasi sejauh mana peningkatan pembangunan di segala bidang,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dirinya memintah kepada seluruh kepala perangkat daerah agar benar-benar serius dalam pengendalian serapan anggaran sesuia target yang telah ditetapkan. “Perlu diketahui bahwa, sistem pelaporan EPRA melalui SISMONTEP (sistem monitoring TEPRA) dipantau langsung oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) dan deputi satu kantor staf kepresidenan,” ujarnya.
Sesuai target yang ditetapkan, Triwulan I 15 persen, triwulan II 30 persen, triwulan III 30 persen, dan triwulan IV 25 persen dari pagu APBD Kabupaten Mitra Tahun 2017 sebesar Rp. 728.288.236.963.
Pada kegiatan tersebut Sekda Ir Farry Liwe didampingi Asisten Perekonomian dan pembangunan Drs Robby Nongoloy, MSi serta kabag pembangungan Ir Vecky Monigir, dan dihadiri para kepala perangkat daerah, sekretaris, kepala bagian, kasubag keuangan dan perangkat daerah.
(geri)

