Rambitan: AHOK dan ANIS adalah Produk Partai Gerindra
Ketua Partai Gerindra Minahasa Mantojo Rambitan

Rambitan: AHOK dan ANIS adalah Produk Partai Gerindra

Manado, Fajarmanado.com – Pilkada DKI Jakarta memang memiliki magnet yang luar biasa. Seluruh warga Indonesia tertuju pada hasil perhitungan suara melalui berbagai media. Hasil hitung cepat (quick count) lewat beberapa lembaga survey yang disiarkan langsung berbagai media televisi, Rabu (19/04/2017) memberi angka kemenangan kepada pasangan nomor urut 3, Anis Baswedan – Sandiaga Uno.

Beragam tanggapan dan komentar bermunculan di berbagai media sosial. Ada yang kecewa. Ada pula yang menyatakan kegembiraan. Namun dari berbagai pernyataan, pada akhirnya semua bisa menerima hasil pilkada tersebut.

Seperti diungkapkan oleh Raymond Pasla, komisioner KIP (Komisi Informasi Publik) Sulut, “Selamat buat Anis-Sandi yang pada hasil hitung cepat selisihnya meroket jauh dibanding pasangan Badja (Basuki-Djarot) yang pada putaran kedua pilkada DKI Jakarta, tergelincir. Saya sendiri tak merasa kaget karena sedari awal perkiraan saya seperti itu: Anis-Sandi akan jadi pemenang.”

Bagi Raymond Pasla, kemenangan Anis Sandi sangat dipengaruhi oleh guliran isu yang memang pas untuk sebuah negara seperti kita yang sebagian besar masyarakatnya masih gampang dipengaruhi oleh kemasan, ketimbang membeli isi.
“Kemenangan Anis-Sandi adalah sebuah fenomena tentang keindonesiaan yang sesungguhnya. Dimana kemajemukan dan pluralisme dalam bingkai kebhinekaan oleh banyak orang masih diartikan secara terbatas. Namun terlepas dari itu, dinamika pilkada DKI telah memberi banyak pelajaran tak hanya bagi warga DKI Jakarta, tetapi bagi banga ini. Sekali lagi tanpa mendahahului penetapan KPU. Banyak selamat untuk Anis-Sandi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Partai Gerindra Minahasa Mantojo Rambitan, menyatakan kegembiraannya atas kemenangan Anis-Sandi. “Hasil kemenangan ini merupakan perjuangan yang cukup berat. Dalam pilkada DKI ini kami semua all out untuk bisa meraih kemenangan,” ujarnya.

Menurut Rambitan, dalam pertarungan ini Partai Gerindra memang benar-benar teruji. Sebab lawan yang dihadapi, yaitu Ahok, adalah calon yang juga pernah didukung Gerindra. “Harus diingat, dalam sejarah bahwa Ahok itu adalah produk Gerindra, dimana ia bisa duduk sebagai Wakil Gubernur DKI mendampingi Jokowi, yang kemudian akhirnya bisa jadi Gubernur DKI setelah Jokowi menjadi Presiden,” tutur Rambitan, seraya menambahkan, dengan demikian baik Ahok maupun Anis adalah produk Partai Gerindra.

Ia menambahkan, dengan selesainya hajatan pilkada DKI Jakarta, maka semuanya harus bisa menerima. Karena Anis-Sandi adakan menjadi pemimpin DKI untuk semua warga DKI. “Dan yang kami mau ingatkan, Partai Gerindra bukan partai yang rasis. Pak Prabowo sebagai Ketua Umum Partai Gerindra adalah orang yang selalu menjunjung tinggi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45,” tegasnya.

Jeffry Th. Pay