Bupati Tetty Serius Soal Aset, Pantau Penyusunan Laporan Keuangan di Swissbelhotel Hingga Larut Malam
PANTAU HINGGA larut malam. Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE mengaku gerah apabila laporan asset di Minsel belum selesai. Menariknya, batas yang diberikan BPK RI Perwakilan Sulut hingga 31 Maret. Maka dari itu, bupati CEP ikut bersama-sama tim BPKAD Minsel untuk menyusun laporan keuangan soal asset di Swissbelhotel Manado hingga larut malam. (Foto: Andries)

Bupati Tetty Serius Soal Aset, Pantau Penyusunan Laporan Keuangan di Swissbelhotel Hingga Larut Malam

Manado, Fajarmanado.com – Kepedulian Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE akan pembangunan Minahasa Selatan diperiode kedua ini lebih dari perhatian anak dan ibu. Pasalnya, bukan hanya pembangunan semata-mata yang diperjuangkannya. Tetapi, masalah krusial yang ada saat ini yaitu soal laporan asset. Bupati Tetty-sapaan manisnya pun melakukan pantauan atas penyusunan laporan keuangan soal asset di Swissbelhotel Manado, Senin (27/3/2017) hingga subuh Selasa (28/3/2017) sekitar pukul 00.25 Wita.

Pasalnya, dari temuan BPK RI Perwakilan Sulut bahwa laporan asset di Pemkab Minsel masih saja ada masalah. Olehnya, merasa bahwa hanya karena laporan asset di Minsel belum selesai. Berakibat tidak dapatnya Opini WTP tahun 2017 ini. Dengan demikian, bupati Tetty-pun ikut begadang sambil menyaksikan tim Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Minsel membuat lapora keuangan terkait asset yang diwarning BPK RI untuk Minsel, agar bisa tuntas laporan asset hingga tanggal 31 Maret 2017.

Kepala BPKAD Minsel Denny Kaawoan, SE MSi melalui Kepala Bidang Aset Hendra Pandeynuwu, SE menegaskan, bahwa pada dasarnya, pihaknya ingin segera menuntaskan laporan asset yang jadi temuan BPK RI tersebut. ‘’Hanya saja, kata Pandeynuwu, bahwa sedikit menjadi masalah diatas karena, tiga Perangkat Daerah (PD) di Minsel masing-masing Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga telah diwarning bupati Tetty untuk segera menyelesaikannya,’’ujarnya.

Olehnya, lanjut Pandeynuwu mengatakan bahwa ini adalah laporan terakhir soal keuangan bidang asset yang harus diselesaikannya. Agar supaya, masalah laporan asset bias berjalan dengan baik. ‘’Bahkan, rencana Minsel mendapat Opini WTP tahun 2017 ini bisa berhasil. Ditanya soal laporan asset tersebut, Pandeynuwu menyebut optimis akan selesai pecan ini juga. Supaya, saat batas waktu yang diberikan BPK RI bisa dilakukannya,’’tegasnya.

Dari informasi yang dirangkum wartawan Fajarmanado.com, bupati tercantik itu juga memantau perkembangan penyusunan laporan keuangan bidang asset bersama dengan tim BPKAD Minsel di Swissbelhotel Manado. Menariknya, tak memandang waktu, orang nomor satu di Minsel tersebut tetap bersama-sama tim diatas. Juga, ibu bupati tak menghiraukan penyampaian untuk beristirahat saja.

Lebih menarik, walau sudah menunjukkan waktu tengah malam. Bupati Tetty tak merasa lelah atau capek untuk memantau. Namun ternyata, dalam penyelesaian laporan keuangan bidang asset, tiga PD yang menjadi temuan BPK antaranya Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga hadir juga. Seiring dengan cita-cita bupati bahwa Minsel harus mendapat Opini WTP, maka bupati pun ikut begadang dengan tim diatas.

‘’Ibu bupati CEP tetap bersama-sama dengan tim BPKAD Minsel. Walau sudah larut malam sekalipun, ibu bupati tetap bersama-sama dengan tim. Dan memang, tekat ibu bupati bahwa Minsel harus mendapat Opini WTP. Dengan demikian, bahwa tekat diatas harus tercapai. Kalau tidak, maka semua pejabat terkait dipastikan akan dicopot ataupun diganti,’’ungkap sumber di BPKAD Minsel.

(andries)