Amurang, Fajarmanado.com – Sebanyak 12 SMP di Minahasa Selatan menyatakan kesiapan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017. Satu diantaranya, SMPN 1 Amurang. Sebanyak 248 siswa menyatakan siap menggelar UNBK tahun 2017.
Kepala SMPN 1 Amurang Willem H Josephus, SPd MM membenarkan hal diatas. ‘’Ya, sekolah yang dipimpinnya siap menggelar UNBK tahun 2017. Sama dengan 11 SMP di Minsel yang menyatakan kesiapannya. Hanya saja, UNBK pertama untuk SMPN 1 Amurang tidak langsung digelar disekolahnya. Tapi, masih digabungkan di SMKN 1 Amurang,’’ujar Josephus, Minggu (26/3/2017) melalui pesan singkat WhatsApp (WA).
Menurutnya, gelaran UNBK tahun 2017 adalahpertama kalinya. Diakuinya, kenapa belum dilaksanakan sendiri atau mandiri. Karena dengan pertimbangan, bahwa pihaknya belum memiliki kelengkapan alat kompurer.
‘’Tapi, kedepan atau UNBK tahun 2018 diyakini SMP yang dipimpin sejak tahun 2011 itu akan dilengkapi peralatan computer. Yakin dan yakin, bahwa tahun 2018 pihaknya akan mendapat bantuan kumputer. Dan bila terpenuhi peralatan computer, dipastikan UNBK akan digelar secara mandiri,’’jelasnya.
Lanjut kata mantan Wakil Kepala SMP Katolik Aquino Amurang ini, bahwa ke-248 siswa-siswi-nya sudah siap. Karena memang, sejak bulan Februari lalu mereka sudah mengikuti berbagai tahapan. Seperti pengayaan antar kelas dan kelompok. Dengan demikian, UNBK tahun 2017 optimis lulus 100 persen.
Josephus juga mengungkapkan, rasa terima kasih yang dalam buat orang tua siswa yang mendukung program-programnya. Bahwa, program yang dilaksanakan memang berdasarkan adalah visi misi bupati Christiany Eugenia Paruntu dan wakil bupati Franky Donny Wongkar.
‘’Olehnya, jamin 100 persen kalau UNBK tahun 2017 akan memberikan dampak yang paling baik. Walau diakuinya, pelaksanaan UNBK tahun 2017 adalah pertama kalinya,’’tamba Josephus.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Minsel Dr Fietber S Raco, Msi mengatakanterdapat 12 SMP yang siap menggelar UNBK tahun 2017.‘’5 SMP gabung antaranya, SMPN 1 Amurang (248) gabung dengan SMKN 1 Amurang. SMPN 1 Amurang Timur (93) gabung dengan SMKN 1 Amurang. SMPN 1 Tareran (69) gabung dengan SMAN 1 Tareran. SMPN 3 Modoinding (24) gabung dengan SMKN 1 Modoinding dan SMPN 1 Tompasobaru (147) dan gabung dengan SMKN 1 Tompasobaru,’’katanya.
Sementara 7 SMP adalah mandiri.‘’Yaitu, SMPN 1 Modoinding (160), SMPN 1 Tenga (93), SMPN 1 Motoling (63), SMP Kristen Motoling (76), SMP Katolik Aqoino Amurang (84), SMPN 2 Amurang (191) dan SMPN 1 Tumpaan (171),’’ungkap Raco.
(andries)

