Jangan Berani Terobos Tanda Bahaya, Bisa Kehilangan Nyawa
AWAS : Tampak tanda bahaya yang dipasang disalah satu lokasi pantai di Minahasa yang beberapa waktu lalau sempat menelan korban jiwa.

Jangan Berani Terobos Tanda Bahaya, Bisa Kehilangan Nyawa

Tondano, Fajarmanado.com – Ketika hari libur tiba, tempat-tempat wisata diserbu para wisatawan. Tak jarang yang memilih pantai sebagai destinasi favorit.

Namun, tidak semua lokasi pantai aman untuk mandi. Ada yang hanya menawarkan pemandangan eksotis namun dilrang mandi disitu. Hal itu bukan tanpa sebab, biasanya, kalau ada larangan mandi, tempat sersebut sebelumnya sudah pernah terjadi bencana orang tenggelam hingga meninggal dunia.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Minahasa Meyske Kalalo mengatakan kalau pihaknya bekerjasama dengan tim SAR dan kepolisian setempat sudah memasang tanda bahaya di lokasi-lokasi rawan. “Tanda bahaya itu kami pasang supaya para wisatawan tahu kalau lokasi tersebut berbahaya. Biasanya, kalau penduduk sekitar sudah tahu dengan kondisinya. Tapi kan kalau pendatang tidak tahu. Sebab itu kami pasang peringatan,” ujar Kalalo.

Lanjutnya, kalau sudah ada tenda tersebut, jangan coba-coba untuk tak menghiraukanya. Karena kalau sampai hal tersebut terjadi, nyawa taruhanya. “Kami juga berharap kepada para wisatawan supaya saling mengingatkan. Kalau ada rekan yang tak menghiraukanya, tolong diperingatkan dan dicegah. Sebab, terkait hal ini, nyawa taruhanya,” tegas Kalalo.

Terpisah, Rivo salah satu penikmat wisata mengatakan kalau ia sangat berharap agar pihak BPBD serta tim SAR lebih sigap lagi dengan bancana orang tenggelam. Karena menurutnya, walaupun sering disosialisasikan dan dipasang tanda bahaya di titik-titik tertentu, selalu ada korban tenggelam dalam waktu-waktu tertentu.

“Mungkin sebainya, di lokasi-lokasi rawan, harus ada petugas yang pandai berenang. Supaya ketika ada kecelakaan, ada gerak cepat dari para profesional dibidangnya. Realita saat ini, para profesional nanti tiba di lokasi sudah terlambat,” harapnya.

(fis)