Proyek RSUD Amurang Pekan Depan Tender, Shcouten: Baru Tiga Item
TENDER PROYEK di Dinas Kesehatan Daerah Minsel sudah mulai. Ketua LSM Victor Lolowang minta PPK jangan main mata dengan perusahaan. Lakukan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Juga, PD penyelenggara diminta transparan soal pemenang. Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Minsel, dr Erwin Schouten berjanji akan selalu transparan soal tender. (Foto: Andries)

Proyek RSUD Amurang Pekan Depan Tender, Shcouten: Baru Tiga Item

Amurang, Fajarmanado.com – Sebanyak 3 proyek (item, red) di jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Amurang siap ditender. Antaranya,  penimbunan lahan senilai Rp 3,9 miliar dan 2 ruang perawatan darurat anak dan instalasi pemeliharaan perawatan RS senilai Rp 2,5 miliar. Dan Puskesmas Amurang dengan nilai Rp 2,5 miliar. Ketiga proyek tersebut pekan depan sudah mulai tender di ULP Minsel.

Demikian kata Kepala Dinas Kesehatan Daerah Minahasa Selatan dr Ternie Paruntu melalui Sekretaris dr Erwin Schouten membenarkan kalau 2 item diatas segera ditender. ‘’Benar, bahwa tiga item proyek diatas mulai Senin (27/3) sudah mulai ditender di ULP Minsel. Jadi, siapapun perusahaan yang siap mengikuti dan memenangkan proyek diatas bagi Dinas Kesehatan Daerah selalu transparan,’’ujar Schouten diruang kerjanya, Jumat (24/3/2017) kemarin.

Menurut Schouten, jadi sebagaimana informasi diatas bahwa mulai pekan depan ketiga item diatas akan mulai ditender. Berarti, sebelumnya sudah disampai-sampaikan kepada perusahaan yang berminat untuk ikut dalam tender diatas.

‘’Silahkan, siapapun dia (Perusahaan, red) pihaknya selalu transparan. Asalkan, perusahaan yang ingin masuk, selalu mengikuti aturan yang ada. Baginya, jelas Schouten tak mau proyek diatas akan menjadi cerita yang tidak-tidak. Pokoknya, pihaknya selalu transparan menghadapi tender 3 proyek berbandrol miliaran itu,’’pungkas Schoten yang juga dipercayakan sebagai Direktur Utama RSUD Amurang tersebut.

Ketua LSM LCKI Sulut Victor Lolowang meminta Dinas Kesehatan Daerah Minsel selalu transparan soal tender proyek. ‘’Kalau PD melakukan transparan dan tidak neko-neko, pasti tidak akan ada masalah dikemudian hari. kalau juga, Dinas Kesehatan Daerah Minsel melakukan berbagai tindakan demi keuntungan pribadi, maka LSM yang dipimpinnya akan bersuara keras. Oleh sebab itu, Lolowang minta PPK di Dinas Kesehatan Daerah Minsel jangan main mata dengan proyek tersebut. Jalani saja sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku,’’tegas Lolowang.

(andries)