Tondano, Fajarmanado.com – Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang prihatin dengan maraknya kasus pelecehan seksual.
Apalagi kasus tersebut tak jarang menimpa anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Untuk itu, IvanSa sapaan akrab Wakil Bupati mengatakan kalau untuk memberantas kasus pelecahan seksual, memerlukan kampanye besar-besaran dari semua stakeholder terkait. Dan untuk menyukseskanya, juga diperlukan dukungan dari semua pihak yang didalamnya terdapat para tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat. “Ini memerlukan langkah ekstra. Bukan hanya ketika sudah terjadi, tapi yang lebih penting adalah mencegah agar tidak terjadi,” ujar IvanSa Jumat (24/3) tadi.
Lanjutnya, salah satu langkah konkrit yang harus dilakukan adalah adanya edukasi dini mengenai seks bebas dan bahayanya di masyarakat. “Kejahatan seksual sangat merusak. Untuk itu, kita harus memberi pemahaman lebih buat para generasi penerus bangsa agar terhindar dari masalah itu sambil berusaha mencegah agar kejahatan tersebut tidak terjadi. Karena, kalau kejahatan tersebut semakin menjadi, peradaban bangsa akan runtuh,” tegas IvanSa.
Diketahui, Tahun 2016 silam Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan ke 2 Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Selain itu, pemerintah juga telah memberlakukan pemberian hukuman kebiri buat para pelaku kejahatan seksual.
(fis)

