Bitung, Fajarmanado.com – Wali Kota Bitung, Maxmiliaan Jonas Lomban mengimbau warga Kota Bitung agar mewaspadai penculikan anak yang menyebar di hampir seluruh daerah di wilayah Indonesia.
“Masyarakat yang ada di Kota Bitung saat ini sedang dihebokhan dengan marak beredar berita penculikan anak anak. Oleh sebab itu mari kita semua lebih menyikapi berita ini, selaku orang tua marilah menjaga anak anak-anak dengan baik,” kata Lomban, Selasa.
Menurut Lomban, kondisi dewasa menjadi peringatan bagi setiap orang tua, untuk tetap memberikan perhatian kepada setiap anak, apalagi mereka yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Lomban juga mengingatkan, kepada guru guru di semua sekolah yang ada untuk tetap meningkatkan penjagaan keamanan di sekolah masing masing. Begitu pun dengan warga sekitar sekolah, diharapkan ikut berperan aktif mengawasi kehadiran oknum-oknum yang mecurigakan di seputaran sekolah.
“Jangan bosan mengingatkan kepada anak anak didik untuk tetap waspada dengan informasi nyang dapat merugikan keluarga ataupun saudara kita,” ungkap Lomban.
Dari berbagai kasus percobaan penculikan yang terjadi, kata Lomban, kalau diamati, ternyata yang menjadi korbannya seringkali adalah anak-anak usia balita.
Beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya, tambah Lomban, karena sifat dasar mereka yang pada umumnya tidak memiliki prasangka buruk, mudah dibujuk atau dimanipulasi, serta masih memiliki banyak keterbatasan dalam hal kekuatan fisik, logika berfikir dan keberanian.
Menurut Lomban, akibat kerugian yang bisa dialami oleh korban maupun keluarganya dari musibah ini bisa bermacam-macam, seperti kehilangan materi, gangguan fisik, gangguan psikologis sampai kehilangan nyawa salah satu anggota keluarga.
“Bayangkan bagaimana sedihnya hati orangtua yang anaknya menjadi korban penculikan, bila ternyata pada saat ditemukan, anak dalam keadaan cacat, stress, depresi, trauma atau bahkan dalam keadaan sudah tak bernyawa,” kata Lomban.
Ia menambahkan, agar para orang tua dan guru-guru agar memberikan tips yang dapat dijadikan masukan untuk menghadiri terjadinya penculikan anak.
(risma tofan)

