Tomohon, Fajarmanado.com – Kasus percobaan penculikan anak beberapa pekan terakhir menghebohkan warga Sulawesi Utara (Sulut). Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Junita M Wenur mengingatkan pengawasan anak harus ditingkatkan. Satpol PP pun patut amankan sekolah.
Berbicara dalam wawancara di salah satu café di Kelurahan Kolongan, Tomohon Selatan, Selasa (21/03) tadi, Wenur mengatakan, pengawasan anak harus dilakukan bersama, terutama orang tua, guru dan aparat keamanan.
Aparat keamanan, katanya, harus meningkatkan integritasnya dalam menangani kasus yang mengorbanka anak anak. Jika ada tersangka penculik anak yang tertangkap harus dihukum seberat mungkin agar akan ada efek jera.
“Tapi yang terpenting di sini adalah pengawasan langsung, terutama dari orang tua. Jangan biarkan anak ke luar rumah sendirian, ke sekolah pun harus didampingi, minilal orang dekat,” ujarnya.
Selain itu, guru-guru pun jangan dibiarkan anak berkeliaran sendiri di sekolah, apalagi disuruh mengambil atau membeli sesuatu di luar sekolah pada saat jam sekolah. “Bila ada orang asing berkeliaran dan mencurigakan di sekitar sekolah, secepatnya melapor kepada pemerintah setempat atau pihak kepolisian,” ujarnya.
“Untuk itu, kepada guru guru apalagi yang mendapat tugas piket agar lebih teliti lagi saat melakukan pemantauan di sekolah agar kejadian yang tidak diinginkan yang merugikan semua pihak tidak akan terjadi,” papar Wenur.
Ia mengatakan, akan mengusulkan agar ada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang setiap hari bertugas di sekolah-sekolah guna memberikan rasa aman kepada orang tua siswa. Mereka betugas memantau keadaan seputaran sekolah sekaligus mengawasi siswa siswa yang bolos.
“Kami akan mengusulkan agar ke depan di sekolah akan ada Satpol PP yang berjaga dan hal itu bisa dianggarkan. Kantor saja dijaga, kenapa Satpol PP tidak ikut menjaga sekolah,” papar Wenur.
(prokla)

