Jakarta, Fajarmanado – Komite Informasi Publik (KIP) Sulut baru saja melakukan studi banding di Provinsi DKI Jakarta, untuk melihat hal-hal terkait dengan keterbukaan informasi publik.
“Kami sangat terkesan dengan kepemimpinan Gubernur Ahok dan wakilnya Djarot selama ini. Sesungguhnya ketika melihat dari dekat, ternyata Jakarta di bawah Ahok Djarot pengelolaan pemerintahan nyaris terlihat simple dan sederhana saja, bahkan jauh dari kesan, wahh”, ujar Raymond Pasla, salah satu komisioner KIP Sulut, Sabtu (18/03).
Menurut Pasla, mengatur Jakarta tentu bukan hal mudah, karena saban hari beragam persoalan muncul. Bagaimana mengatur ibukota negara yang sangat kompleks ini, tentu membutuhkan kepemimpinan yang handal. “Tapi yang berkesan bagi kami, ternyata ruang kerja Gubernur DKI begitu sederhana.
“Ruang kerja gubenur misalnya, ukurannya tak lebih dari 10 meter persegi yang di dalamnya sudah ada meja kerja gubernur. Satu meja utk staf pembantu gubernur ditambah satu sofa tamu yg semua perabotnya terlihat tak begitu mewah,” jelas Raymond Paslah yang juga seorang jurnalis.
Di atas meja kerja Pak Gubernur Ahok ini, tambahnya, tak banyak berkas menumpuk. Itu artinya pekerjaan selalu selesai secepatnya. Di Balaikota Jakarta, fisik bangunan eks kolonial ini memang sudah sangat tua, namun tak lantas sistem pengelolaan pemerintahàn ikutan tua.
“Malah sistemnya dirancang begitu modern. Misalnya Smart City yg dirancang dapat berfungsi secara real time mengungkap hampir semua persoalan yg terjadi di Jakarta. Mulai dari kemacetan..banjir, selokan kotor dan lainnya. Semua bisa diketahui dari smart city dengan sistem dan aplikasi yang bisa terlihat lewat ponsel,”ujarnya.
Pasla mengungkapkan pula, dengan adanya sistem itu, permasalahan di ibukota negara ini langsung ditangani saat itu juga. Yg menarik anggaran dan pemanfaatannya dari semua SKPD di Jakarta juga dapat diketahui kapan saja oleh publik lewat smart city ini. Semua menjadi begitu transparan, tak ada yang tersembunyi dari sekitar Rp 76 Triliun dana yang dikelola pemerintah DKI ini.
Kunjungan Komisi Informasi Publik Sulut ke Balaikota Jakarta ini hendak melihat hal terkait keterbukaan informasi publik sebagaimana menjadi tugas KIP.
“Di sana kami menemukan banyak hal positif tentang transparansi, akuntabilitas dan efisiensi anggaran,” ujarnya seraya mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Gubernur DKI Jakarta Dr Sonni Sumarsono yg juga Dirjen Otda Kemendagri karena telah menerima rombongan KIP Sulut.
(jeffry)

