Tomohon, Fajarmanado.com – Buku Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) di semua Aras GMIM tahun 2017/2018, baru saja diterbitkan oleh Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM.

Juklak tersebut akan menjadi acuan untuk pemilihan Pelayan Khusus, mulai dari tingkat jemaat, wilayah, sinode dan Komisi BIPRA (Bapa, Ibu, Pemuda, Remaja, dan Anak). Di dalamnya, mengurai daftar prilaku yang tidak bisa dipilih dan menjadi Pelsus.

Wakil Ketua BPMS Bidang APP (Ajaran, Pembinaan dan Penggembalaan) Pdt. Dr. Arthur Rumengan, MPdK, kepada Fajarmanado.comi mengungkapkan, dalam pemilihan Pelsus, sudah diatur semua ketentuannya, termasuk jadwal pelaksanaannya.

“Dalam juklak ini, diharapkan dapat dipelajari oleh seluruh warga GMIM, terutama panitia pemilihan dari tingkat jemaat, wilayah, dan sinode,” ujar Pdt. Rumengan di Tomohon, baru-baru ini.

Menariknya, dalam persyaratan atau kriteria menjadi bakal calon syamas dan penatua, selain persyaratan administratif dan usia, juga ditekankan mengenai perilaku yang tidak boleh dilakukan oleh bakal calon syamas dan penatua.

“Perilaku yang tidak dibolehkan itu adalah penjudi, pemabuk, LGBT (lesbian, gay, biseksual, transgender), baku piara dan cerai hidup,” ungkapnya.

Berkaitan dengan pemilihan pelsus tersebut, tambah Pdt. Rumengan, para bakal calon tidak diperkenankan memberikan barang atau uang kepada pemilih untuk mempengaruhi pemilih agar memilih dirinya.

“Calon yang kedapatan secara terang-terangan memberikan barang atau uang kepada para pemilih, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur atau didiskualifikasi sebagai calon,” tutur Rumengan lagi.

Ditambahkannya, pemilihan diadakan dalam suatu ibadah, sehingga dapat dihayati bahwa proses pemilihan dijalankan berdasarkan kehendak Yesus Kristus, dengan menggunakan Tata Ibadah yang dikeluarkan oleh BPMS,” ujar Pdt. Arthur, yang dulu pernah memegang jabatan Sekretaris BPMS.

Sesuai jadwal, pemilihan pelsus tingkat jemaat akan berlangsung 13 Oktober 2017 dan  BIPRA jemaat tanggal 15 Oktober 2017, sefangkan tingkat wilayah pada minggu ke dua Januari 2018 dan tingkat Sinode GMIM pada Maret 2018.

(jeffry)

News Feed