Mentan Bantu 315.100 Hektar Pengembangan Jagung
JAGUNG: Pemprov Sulut menggelar Workshop Penyusunan Draft Aksi Pengembangan Jagung Sulut di Ruang WOC Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (07/03). Workshop yang dipimpin Sekprov Adwin Silangen ini, juga membahas rencana aksi mengolah bantuan Kementan untuk pengembangan jagung di atas lahan 315.100 hektar di daerah ini.

Mentan Bantu 315.100 Hektar Pengembangan Jagung

Manado, Fajarmanado.com – Petani Sulawesi Utara (Sulut) bersiap-siap mengelola lahan untuk tanaman jagung bantuan pemerintah pusat. Luasannya pun mencapai 315.100 hektar.

Kadis Pertanian dan Peternakan, Dr. Arie Bororing mengungkapkan, bantuan dana yang diberikan melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI akan menyebar di 15 kabupaten dan kota se Sulut.

“Kabupaten Bolmong memperoleh luasan terbesar, mencapai 94.000 hektar,” kata mantan Penyuluh Pertanian ini saat berbicara pada Workshop Penyusunan Draft Aksi Pengembangan Jagung Sulut di Ruang WOC Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Selasa (07/03).

Workshop yang dibuka dan dipimpin Sekprov Edwin Silangen ini diikuti oleh para Kepala SKPD lingkup Pertanian, Korem 131 Santiago, BPS, Diklat Penyuluh Pertanian, Perum Bulog, Kadin Sulut dan ISEI.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumberdaya Alam Fransiscus Manumpil melaporkan, kegiatan  Rencana Aksi ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sululut Nomor 58 Tahun 2017 tentang Pembentukan Tim Pembina Teknis Program Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai Dalam Rangka Swasembada Pangan Berkelanjutan Tahun 2017.

Sekprov Edwin Silangen, pada kesempatan itu mengharapkan pengembangan jagung tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan mengurangi angka kemiskinan sejalan dengan Program ODSK atau Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan.

Silangen juga mengharapkan agar bantuan pengembangan jagung dari Kementan tersebut harus tepat sasaran dan senantiasa terus dilakukan pendampingan oleh jajaran penyuluh agar bisa memberikan output bagi peningkatan pendapatan petani dan pemenuhan kebutuhan jagung di daerah ini.

(dki/ely)