Pemuda Ansor Minahasa Siap Melawan Radikalisme dan Intoleransi
LAWAN RADIKALISME: Ketua NU Minahasa Arifin Kyai Demak ketika memberikan sambutan pada Konferancab Gerakan Pemuda Ansor Langowan Raya, Minahasa, Jumat (24/2) di Balai Desa Waleure, Langowan Timur.

Pemuda Ansor Minahasa Siap Melawan Radikalisme dan Intoleransi

Langowan, Fajarmanado.com – Gerakan Pemuda Ansor Minahasa siap menjadi garda terdepan untuk melawan radikalisme dan intoleransi yang memecah belah bangsa Indonesia.

“Bagi Pemuda Ansor dan Banser NU, NKRI adalah harga mati, karena itu kami siap melawan setiap gerakan yang akan merongrong NKRI,” ujar Ketua Gerakan Pemuda Ansor Minahasa Iqbal Durand, dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Langowan Raya, Minahasa, Jumat (24/2) di Balai Desa Waleure, Langowan Timur.

Iqbal Durand mengatakan, semenjak Gerakan Pemuda Ansor terbentuk, organisasi ini tetap menjaga toleransi di negara Indonesia.

“Kami tidak memandang suku, agama, ras, antargolongan, dalam ikut membangun bangsa dan negara Indonesia. Kami tetap berpegang teguh pada dasar negara Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, dan Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai organisasi pemuda, Ansor dan Banser selalu tampil dalam ikut menjaga stabilitas negara. Bahkan Ansor dan Banser juga banyak terlibat dalam aksi-aksi sosial dalam membantu masyarakat.

“Sebagaimana juga, baru-baru ini banyak saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, dan kami telah siap membantu. Untuk korban bencana alam di Minahasa, Ansor akan segera memberikan bantuan,” kata Iqbal.

Mengenai konferenci anak cabang yang sedang berlangsung, Iqbal berharap akan menghasilkan pengurus yang memiliki dedikasi dan pengabdian yang sungguh dalam memajukan organisasi. Bagi pengkaderan adalah hal mutlak dalam menciptakan pemimpin-pemimpin yang dapat dipercaya dan mempunyai kemampuan.

Hal senada disampaikan Ketua Nahdatul Ulama (NU) Minahasa Arifin Kyai Demak. Menurut Arifin, Pemuda Ansor adalah kader-kader NU yang perlu selalu tampil dalam membela NKRI.

“Karena dimana-mana, NU bersama Pemuda Ansor dan Banser selalu menyuarakan NKRI sebagai harga mati. Semenjak NU lahir, rasa cinta tanah air sudah diterapkan dan diwujudkan dalam berbagai aktivitas berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Ansor Langowan Raya M. Yusuf Tawil mengungkapkan, dalam konferensi ini akan mengevaluasi program yang sudah dilakukan, dan akan menyusun program untuk periode ke depan. Dan nantinya akan memilih pengurus baru.

Kegiatan konferensi yang dibuka oleh Camat Langowan Timur diwakili Sekretaris Kecamatan Donald Tanmpi itu, dihadiri oleh pengurus wilayah Pemuda Ansor Sulut, Danramil Langowan, para ulama NU, muslimat NU, dan undangan.

(jeffry)