Sisa Tanah Galian C Dibawah Air Hujan, Warga Kumpul dan Tanam Pisang
Sisa tanah galian C di Kelurahan Lewet dibawah air dan warga kumpul lalu tanam pisang dan jagung.

Sisa Tanah Galian C Dibawah Air Hujan, Warga Kumpul dan Tanam Pisang

Amurang, Fajarmanado.com – Warga Kelurahan Lewet Kecamatan Amurang mempertanyakan galian C diwilayahnya. Pasalnya, sat hujan berkepanjangan sisa tanah dibawah air dan tergenang di jalan Trans Sulawesi dua arah. Akibatnya, tanah sekitar 5 hingga 10 cm tersebut dikumpul dan ditanami pisang dan jagung. Menariknya, banyak warga saat melewati berhenti dan ber-selfie serta menyebarkan di media social.

‘’Kalau hujan terus, tanah berasal dari galian C di pegunungan Lewet hanyut dan terkumpul dijalan raya. Menariknya, tanah setebal 5 hingga 10 cm itu dikumpul warga untuk dan ditanami pohon pisang dan jagung. Galian C dilakukan salah satu perusahaan untuk mendapatkan tanah dalam rangka penimbunan jalan Boulevard, Amurang,’’ujar Jantje Durand, SH, Sabtu (11/2/2017).

Lanjut kata Durand, ternyata akibat galian C tersebut terjadi banyak keluhan warga Amurang yang melewati jalan Trans Sulawesi, khususnya depan Gereja Betel Amurang dan sekitarnya. Bahwa, sisa tanah apabila kemarau dan berangin maka akhirnya masuk rumah warga. Tapi lebih parah lagi, banyak kejadian kecelakaan akibat timbunan tanah yang dibawah air tersebut.

‘’Jadi, lantaran terlalu banyak sisa tanah dari hasil galian C dipegunungan Lewet tersebut, warga pun mengumpul dan menanam pohon pisang serta jagung. Ini hanya memperlihatkan betawa kecewanya warga atas proyek galian C yang tidak bertanggungjawab atas kesehatan warga Amurang. Maka dari itu, sikap warga Amurang, khususnya Kelurahan Lewet meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Minsel untuk mengambil tindakan tegas,’’ucap Wakil Ketua LSM Minahasa Selatan Corruption Wacth (MSCW) tersebut.

Senada dikatakan Nixon Goni, warga Amurang lainnya menilai proyek galian C diduga tak memiliki izin. ‘’Maka dari itu, kami minta Sat Pol PP dan Damkar Minsel turun dan melakukan pemeriksaan atas proyek galian C di Kelurahan Lewet tersebut. Kalau tetap berjalan galian C, maka dipastikan sisa tanah akan lebih banyak terkumpul di jalan raya,’’sebut Nixon.

Kepala Dinas PU dan PR Minsel, Jootje M Tuerah, ST MM belum berhasil dikonfirmasi terkait hal diatas. ‘’Pak kadis lagi tugas luar (TL). Nanti kami sampaikan kedatangan anda,’’kata staf yang meminta namanya tak ditulis.

(andries)