Tomohon, Fajarmanado.com – Seiring dengan pelantikan organisasi perangkat daerah (OPD) baru pekan lalu, serahterima jabatan (Sertijab) pun dilakukan untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon, Selasa (10/1/2017).
Sertijab yang diawali dengan ibadah di Kantor Dinas Pariwisata Kota Tomohon tersebut, ditandai dengan penyerahan administrasi dan cap oleh pejabat lama Mariam M Rau, SH kepada Kadis Pariwisata yang baru, Masna J Pioh S Sos.
Acara sertijab yang berlangsung penuh kearaban tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kinerja dan kreativitas untuk membangun sektor pariwisata Kota Tomohon ke arah yang lebih maju dan sejahtera bersama masyarakatnya.
Kabag Humas dan Protokol Kota Tomohon Ferdinand F Lantang, SSTP mengatakan, Dinas Pariwisata saat ini memiliki peran utama dalam dalam mewujudkan visi dan misi walikota Jimmy F Eman SE Ak dan wakil walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan.
Visi dan misi tersebut tertuang jelas dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) & RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah) Tomohon menuju Kota Pariwisata Dunia yang menyenangkan, damai dan nyaman bagi seluruh wisatawan dan masyarakatnya.
Pariwisata menjadi primadona di Sulawesi Utara dan Kota Tomohon sendiri banyak yang memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan bahkan telah mendunia.
“Melalui penerbangan internasional yang langsung ke Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi, maka harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima dengan sarana yang memadai,” jelasnya.
Sementara itu, pada acara Sertijab tersebut, Mariam Rau mengucapkan terima kasih kepada para pegawai dan komponen terkait lainnya atas kerjasama yang telah tercipta selama ini. Ia pun mengucapkan selamat bertugas kepada Kadis Pariwisata yang baru.
Masna J Pioh S Sos juga mengungkapkan harapan yang sama. Ia meminta agar seluruh jajaran Dispar dapat terus bersama-sama bekerja keras untuk memajukan kepariwisataan di Kota Tomohon.
Kerja keras dan kerja nyata itu akan berupaya diwujudkan melalui penataan obyek-obyek wisata dan pembangunan infrastruktur penunjang kepariwisataan yang memadai serta memberikan pelayanan yang optimal kepada para wisatawan, baik turis mancanegara maupun turis nusantara.
(prokla)

