Pejabat Minsel Galau, Bupati Tetty Sebut Rolling Digelar Akhir Tahun Ini
Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE

Pejabat Minsel Galau, Bupati Tetty Sebut Rolling Digelar Akhir Tahun Ini

Amurang, Fajarmanado.com – Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE menjelaskan, seiring terbentuknya  organisasi perangkat daerah (OPD) baru maka akan dilakukan rolling atau pergantian pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Minsel akhir tahun 2016.

“Rolling dan pengisian OPD baru, pasti dilaksanakan akhir tahun (2016) ini,” kata Tetty, sapaan akrabnya.

Menariknya, ada 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dilingkungan Pemkab Minsel siap diisi dengan pejabat baru muka lama. Informasi lagi, bahwa pergantian jabatan akan digelar sekitar tanggal 29 atau 31 Desember 2016.

‘’Melihat fenomena tersebut, rata-rata pejabat Minsel sekarang lagi galau,” kata Willem Baba Mononimbar, salahsatu tokoh pembentukan Kabupaten Minsel ini kepada Fajarmanado.com di Amyrang, Rabu (28/12).

Ia mengatakan, kegalauan para pejabat eselon II dan III tersebut dapat dilihat dari aktivitas mereka setiap hari yang selalu saja berusaha dekat dan mendampingi Bupati Christiany Eugenia Paruntu di mana pun berada.

“Kalau toch memungkinkan, bupati ke luar negeri pun mereka rela ikut,” ujarnya, sambil tertawa. “Baku sedu, mar inilah yang menjadi kenyataan belakangan ini,” sambugnya.

Karena itulah, lanjut dia, ketika bupati berada di daerah dan melakukan safari Natal, hampir semua pejabat ikut mendampingi meski pekerjaan di kantor semakin menumpuk.

“Buktinya, ada tiga SKPD yang belum juga berhasil menyelesaikan persoalan aset. Kalau pimpinan SKPDnya serius mengawasi kerja bawahan, pasti sudah selesai tepat waktu, seperti perintah bupati pada akhir bulan lalu,” ujarnya.

Pria yang dikenal kritis ini pun mengharapkan bupati mengacuhkan sikap oknum-oknum pejabat yang terkesan hanya terus mencari muka dengan berusaha selalu dekat dengan bupati namun tanpa dibarengi dengan kinerja yang baik.

“Saya sangat mengharapkan, dalam melakukan rolling untuk menyesuaikan dengan OPD baru, bupati menjadikan kinerja sebagai pertimbangan utama, bukan hanya karena oknum pejabat itu selalu hadir di mana bupati berada,” papar Baba, sapaan akrabnya.

Smentara itu Ketua LSM Bangun Indonesia, Djony Pojoh mengatakan, bupati harus menjadikan kinerja sebagai dasar utama dalam mengisi struktur OPD baru.

“Saya melihat, rata-rata pejabat, baik eselon II, III maupun eselon IV banyak yang selalu saja muncul di mana bupati berada,” ungkapnya.

Ia menilai, para pejabat yang berusaha selalu dekat dengan bupati ini merupakan fenomena biasa dan umum ketika hendak mengejar jabatan.

“Apalagi yang mereka harapkan kalau bukan jabatan, karena ketika mereka hadir dan bersama-sama bupati saat melakukan safari Natal, pasti tidak bisa dimasukkan untuk memperoleh biaya pengganti melalui pos perjalanan dinas,” papar Pojoh.

Pojoh yang mantan Hukum Tua Desa Malenosbaru Kecamatan Amurang Timur ini, selanjutnya meyakini bahwa bupati Tetty Paruntu tidak akan terpengaruh dengan sikap oknum-oknum pejabat yang senang selalu dengannya tanpa dibarengi dengan pelayanan untuk kepentingan rakyat.

“Oleh karena itu, saya sangat berharap saat rolling nanti, bupati mengutamakan kinerja, bukan hanya menyenangkan bupati, tetapi juga rakyat yang dia pimpin dan naungi,’’ pungkas Pojoh.

(andries)