Tomohon, Fajarmanado.com -Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon patut berbangga karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyambangi Kota Bunga.
Meski tidak masuk dalam agenda kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sejak Senin (26/12) sampai Selasa (27/12) hari ini, Jokowi menginjakkan kembali kakinya di kota multy dimensi ini.
Sekitar pukul 9.00 Wita, pagi tadi, ketika melintasi jalan utama Kota Tomohon dari Kota Manado menuju Kecamatan Tompaso, Minahasa, ribuan massa berjejer di samping kiri dan kanan sepanjang jalan utama.
Ketika memasuki Kelurahan Tinoor Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang yang dilipat, terlihat hanya melambaikan tangan melalui jendela pintu mobil yang kacanya dibuka penuh.
Para petugas pun, baik polisi, TNI, Dinas Perhubungan maupun berpakaian Manguni Fans Club 123 dibuat sibuk menghalau massa yang spontan melangkah ke badan jalan nasional tersebut.
Saat melewati kelurahan Matani Dua, mobil sedan warna hitam bertuliskan RI 1 itu berhenti. Jokowi pun turun dan meladeni jabat tangan warga yang merangsek.
Para personil Paspampres berusaha membentuk pagar betis, namun presiden pilihan rakyat yang familiar ini, tetap tak segan menerima jabat tangan dari hampir semua orang yang masuk dalam jangkauannya.
“Selamat Natal semua, ya,” ujarnya berulang kali sambil menebar senyum khasnya.
Sikap dan tindakan yang sama, juga dinampakkan Jokowi di Desa Tompaso Dua, sekitar 700 meter dari Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Unit 5 dan 6 yang diresmikan Presiden RI ke 7 ini.
“Kami bangga punya Presiden seperti Pak Jokowi. Beliau memang benar-benar sangat ingin dekat terus dengan rakyatnya,” komentar Aneke Rori.
Kehadiran Presiden Jokowi di Sulut kali ini, juga menjadi viral di media sosial. Ada yang menyatakan bangga sudah berjabat tangan langsung, ada pula yang juga mengaku bangga meski hanya melihat senyum ramah Jokowi di dalam mobil.
Beberapa hari sebelumnya, Walikota Jimmy Feldie Eman dan Wawali Syerly Adelyn Sompotan telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk berbenah dalam menyambut kunjungan Presiden yang akan mengikuti Perayaan Natal Nasional 2016 di Sulut karena akan melewati Kota Tomohon.
Tak ada perintah atau ajakan untuk berdiri berjejer di pinggir jalan, apalagi menghalau rombongan Presiden. “Kami memang sangat berkerinduan melihat langsung apalagi punya kesempatan berjabatangan dengan Presiden kita,” komentar senada sejumlah warga Tomohon.
(prokla)

