Batasina: Betapa Mahal dan Indahnya Kasih Karunia Allah

Betapa Mahal dan Indahnya Kasih Karunia Allah
Gbl. Tedius K. Batasina, STh. (Jubah Putih) foto bersama Majelis KGPM sidang Anugerah Malalayang usai Ibadah Natal, Minggu (25/12)
Bitung, Fajarmanado.com – Titik pusat perayaan Natal bukan terletak pada cara kita berekspresi, tetapi pada Yesus Kristus, Mesias yang dijanjikan sang Juru Selamat umat manusia. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Majelis Gembala Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), Gbl. Tedius Kuemba Batasina, STh, Minggu (25/12), saat memimpin Ibadah Natal di KGPM sidang Anugerah Malalayang. Adapun pembacaan Alkitab diambil dari Titus 2:11-15.

“Betapa mahal dan indahnya Kasih Karunia Allah bagi umat manusia, sebuah pembuktian karya Agung Allah yang dilandasi pada Kasih yang besar bagi dunia, dari irasional menjadi rasional, dari imposible menjai possible,” tegas Batasina.

Ia melanjutkan, Paulus meminta kepada Titus untuk terus menerus memberitakan kabar baik ini, Eungelion, kepada orang-orang yang ada di Kreta, Yesus Kristus harus menjadi pusat pemberitaan. Betapa pentingnya kehadiran Kristus dalam setiap aspek kehidupan manusia. Ibadah bukan kegiatan keagamaan semata, tetapi menyangkut seluruh aktivitas hidup manusia.

“Mari kita jadikan Yesus Kristus sebagai pusat dari perayaan Natal, hidup dalam Kasih Karunia Allah lewat cara dan gaya hidup Kristen yang mengaktualisasikan Kasih, Damai dan Sukacita Natal disetiap gerak juang dalam menggores karya indah diatas lembaran hari yang dianugerahkan Tuhan bagi kita,” kata Batasina.

“Natal mengajar manusia untuk menjadikan hidup ini sebagai saluran berkat Tuhan bagi sesame manusia, dan tetap menjaga wibawa rohani dalam mengisi hari-hari hidup yang dianugerahkan Tuhan,” pungkasnya. (JO)