Amurang, Fajarmanado.com – Meski instansi teknis telah rutin melakukan pemantauan fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun baru pada semua pasar di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), namun Bupati Christiany Eugenia Paruntu tiba-tiba muncul di Psar 54 Amurang, Senin (19/12) tadi.
Kehadiran Tetty, sapaan akrabnya, spontan mengagetkan para pedagang dan pengunjung pasar terbesar di wilayah Minsel pagi tadi. Jangankan masyarakat, para pejabat pun rata-rata terkejut ketika diajak usai apel dan pertemuan rapat di Kantor Bupati.
“Saya sendiri tidak tahu kalau bupati ada agenda datang di pasar hari ini,” komentar Kepala Dinas Koperasi UKM Pasar Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Minsel, Samuel Setho Slaat, ST Msi, yang saat itu dipanggil untuk mendampingi bupati.
Tiba sekitar pukul:11 Wita, didampingi Sekda Drs Danny H Rindengan, Msi, Kadis Setho Slaat dan sejumlah pejabat eselon II dan III, Bupati Tetty pun langsung berjalan berbaur dengan masyarakat konsumen.
“Berapa harga….,” katanya ketika berhadapan dengan setiap pedagang. Tanpa basa basi dan memberikan penawaran, bupati yang dikenal sosial kepada rakyatnya ini, langsung memerintahkan asisten pribadinya untuk membayar.
“Tapi tolong, kalau menjual jangan terlalu banyak untung , ya. Jual saja dengan harga yang wajar-wajar, seperti biasanya. Jangan cari untung berlebihan saat masyarakat sudah perlu menghadapi Natal dan Tahun Baru seperti sekarang ini,” imbuhnya.
Bupati juga berkali-kali menyampaikan kepada para pedagang agar jangan berspekulasi menimbun barang dengan harapan bisa memonopoli barang dan seenaknya menaikkan harga.
Namanya spekulasi pasti resiko untung ruginya sam, apalagi pemerintah telah siap melakukan operasi pasar apabila di pasar-pasar terjadi kekurangan stok. “Kalau sampai terjadi operasi pasar, pasti pedagang yang berspekulasi akan rugi,” ujarnya.
Bupati mengingatkan pula agar pegadang jangan menaikan harga sepihak, apalagi kenaikannya tidak wajar lagi.
“Berdaganglah dengan jujur. Pedagang memang harus cari untung, tapi yang wajar-wajar. Kalau kita berusaha dengan jujur pasti akan dapat pahala karena Tuhan Yesus pasti akan selalu menolong orang yang benar,” papar Tetty ketika berhadapan langsung dengan beberapa pedagang.
Dari pantauan Fajarmanado.com hampir semua pedagang yang dilewati di pasar induk Amurang tersebut, apapun yang dilihat langsung dibayar tanpa ada penawaran. Malahan, bupati melalui juru bayarnya saat memberi uang selalu ada kelebihannya.
‘’Ini kebaikan ibu. Kalau turun di pasar, tidak pernah memberi uang dan mengambil uang kembaliannya. Selalu ibu melalui juru bayar minta kelebihannya. Justru langung menyerahkan kepada pedagang yang berjualan tersebut,’’ komentar Nelly, wanita paro baya pedagang Barito (bawang, rica dan tomat) ini.
Usai memantau pasar di komplesk pusat pertokoan Amurang ini, Bupati Tetty langsung menuju dan mampirdi D’Teras 54 Amurang.
“Syukur, ibu bisa singgah di sini (D’Teras 54 Amurang). Kedatangan ibu bupati memang telah lama kami tunggu agar bisa meresmikan ruangan baru yang ada di sini,” kata Rio Joseph, owner D’Teras 54 Amurang.
Joseph pun menyampaikan terima kasih, karena selain berkesempatan mampir, Ketua DPD II Golkar Minsel ini pun rela membayar semua warga yang minum dan makan di kafenya siang itu. “Inilah yang saya salut dengan ibu Tetty sehingga akan semakin membesarkan Partai Golkar,” pungkas salah satu bendahara DPD II PG Minsel ini.
(andries)

