Merentek Sayangkan Buruh Lokal Tak Dianggap Investor di Minsel
Benny Merentek, SE

Merentek Sayangkan Buruh Lokal Tak Dianggap Investor di Minsel

Amurang, Fajarmanado.com – Pekerja atau buruh di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kini banyak yang menganggur karena kebanyakan investor yang membangun di daerah ini tidak merekrut tenaga kerja lokal.

Benny Merentek, anggota DPRD Minsel menyayangkan kenyataan ini. ‘Apakah kinerja buruh kita buruk di banding dari luar daerah, ini patut dipertanyakan,” katanya kepada Fajarmanado.com di Amurang, Senin (5/12).

Benny menyangsikan jika etos kerja buruh Minsel sangat diragukan. “Saya kira itu tidak benar. Saya bisa bertaruh, etos kerja orang Minahasa sangat tidak diragukan,” katanya.

Benny pun menyadari bahwa kebanyakan perusahaan kontraktor tak mau menggunakan tenaga kerja lokal hanya karena nilai upahnya berbeda dengan upay perkerja yang didatangkan dari luar daerah.

“Kalau soal upah, saya memaklumi. Tapi kalau melihat dari hasil kerja, pasti tenaga kerja kita lebih maksimal,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui jika mengenai keahlian khusus bisa jadi lebih rendah dari tenaga kerja dari luar daerah. “Kalau soal itu, saatnya kita mempertanyakan peran instansi terkait,” katanya.

Untuk itulah ia menyarankan agar instansi berkompeten memberikan pelatihan khusus kepada para buruh di Minsel. “Pemerintah harus berperan. Caranya, datang kepada perusahan yang hanya memperkerjakan orang luar dan kenapa tidak menggunakan pekerja lokal,” ujarnya.

Apabila soal kinerja, lanjutnya, bisa diingatkan kepada para pencari kerja. “Tapi jika soal upah, tentu menjadi kewajiban instansi berkompeten untuk mendesak dan mengingatkan perusahaan tersebut bahwa inilah yang berlaku di daerah kita,”paparnya.

(andries)