Kemunculan mereka adalah hal yang sangat serius sehingga tidak boleh ditolerir, sebab republik ini diproklamirkan sejak awal atas dasar perjuangan semua kelompok keberagaman, kata Rhamdani.
“Kelompok yang beragam ini punya andil atas saham yang sama di republik tercinta Indonesia, sehingga sejak republik ini di dirikan, semua sekelompok suku bangsa punya hak yang sama juga untuk mendapatkan perlindungan serta menikmati hasil-hasil yang dilakukan pemerintah dalam kesatuan NKRI,” ujar aktivis 98 ini.
Benny yakin rakyat Sulut sebenarnya sudah memberi respon terhadap munculnya kelompok-kelompok yang ingin merongrong pemerintahan yang sah dan konstitusional terpilih secara demokratis.
Menyinggung tentang aksi demo di Sulut tanggal 17 November dan rencana aksi tanggal 10 Desember tentang HAM, Rhamdani mengatakan aksi tersebut sebagai wujud komitmen pada kebangsaan. Aksi yang ingin menunjukan kesetiaan kepada NKRI dan pancasila.
Harapan Benny, aksi 30 November besok di Sulut, menjadi kekuatan bersatunya semua elemen bangsa dalam sebuah gerakan.
“Setelah itu, tidak ada lagi aksi dari kelompok yang mengambil peran dan bagian secara sendiri-sendiri,” harap Rhamdani.

