Natal Nasional 2016 di Manado “Digoyang” Oknum
Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs. Steven Kandouw

Natal Nasional 2016 di Manado “Digoyang” Oknum

Sitaro, Fajarmanado.com – Pernyataan mengejutkan dilontarkan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw, Selasa (22/11) saat menghadiri Sidang Lengkap Sinode GMIST di Tagulandang, Sitaro.

Dalam sambutannya, Kandouw mengatakan pelaksanaan Natal Nasional 2016 di Sulut saat ini tengah “digoyang-goyang”. Digoyang, dengan cara agar pelaksanaannya tidak bisa dihadiri oleh Presiden. .

“Kalau Tuhan berkenan tanggal 27 Desember nanti Natal Nasional akan dilaksanakan di Manado, mudah-mudahan pak Presiden bisa hadir,” jelas Kandouw.

Namun sekarang, lanjut Kandouw, pelaksanaan Natal Nasional 2016 di Manado sudah “digoyang” supaya pak Presiden tidak boleh hadir Natal Nasional.

Wagub Kandouw yang juga sebagai Wakil Ketua Panitia menuturkan, dirinya mendapat informasi dari Ketua Panitia Natal Nasional yang juga sebagai Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita.

Lukita, tambah Kandouw, mendapat informasi ada upaya untuk mengobok-obok pelaksanaan acara Natal Nasional di Sulut oleh oknum tertentu.

“Ibadah Liturgi sudah diobok-obok. Pihak-pihak tertentu mengupayakan tidak ada ibadah di acara Natal Nasional,” jelas Kandouw.

Saya dan Pendeta Lucky Rumopa ngotot bagaimana mungkin perayaan Natal tidak ada Ibadah, kata Kandouw lagi.

“Namun akhirnya di kompromi pelaksanaan ibadah dulu, kemudian Presidennya datang, sudah seperti itu keadaannya,” kunci Kandouw.

Kandouw juga meminta doa dari seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar Roh Kudus bekerja pada acara Natal Nasional di Sulut. Sehingga apa yang direncanakan oknum tersebut tidak terjadi, dan Natal Nasional 2016 di Manado berjalan dengan baik.

(Aji)