Jelang Natal, Forkompinda Berharap Warga Mitra Jaga Kerukunan
Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH, SIK, MSi tengah berbicara pada Rapat Forkompinda Mitra

Jelang Natal, Forkompinda Berharap Warga Mitra Jaga Kerukunan

Ratahan, Fajarmanado.com – Forkompinda Minahasa Tenggara (Mitra) membahas berbagai program strategis menghadapi hari-hari besar keagamaan, utama perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Rapat  dipimpin Sekda Farry Liwe mewakili Bupati James Sumendap, SH di Ratahan, baru-baru, dihadiri Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi, Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Frengky Kaloh mewakili Dandim 1302 Minahasa diwakili dan Kajari Minsel Lambok Sidabutar.

Juru Bicara Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) Novry Raco mengungkapkan forum rapat Forkompinda sepakat untuk terus menjaga keamanan agar terus kondusif menjelang perayaan Natal 25 Desember 2016 dan Tahun Baru 1 Januari 2017.

“Masyarakat dihimbau untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian,” kata Raco.

Berbagai isu aktual yang terjadi di tingkatkan nasional belakangan ini, Forkopimda mengharapkan agar masyarakat Mitra tidak terpengaruh dan terbawa emosi yang bisa dijadikan oknum-oknum provokator sebagai pemicu untuk merusak kerukunan di daerah,” ujarnya.

Menjelang hari-hari besar keagamaan yang kini mulai terasa, lanjutnya, keamanan lingkungan dan sekitarnya sangat berperan penting agar perayaan hari keagamaan umat Nasrani ini bisa berlangsung aman, nyaman dan damai.

“Jangan kita terprovokasi, biarlah yang sudah ditangani pihak bewajib diserahkan dan dipercayakan saja kepada penegak hukum yang telah berjanji akan berkerja secara profesional tanpa dipengaruhi oleh tekanan dari pihak mana pun,” paparnya.

Raco menambahkan, khusus untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,  Pemkab, bersama Polres Minsel yang membawahi Kabupaten Minsel dan Mitra,  serta Kodim 1302 Minahasa akan terus melakukan koordinasi.

“Tentunya koordinasi ini juga akan ditindaklanjuti sampai ke tingkat bawah, baik itu kecamatan, sampai ke desa-desa,” ujarnya.

Selain itu menurut Novry pada pertemuan tersebut juga membahas tentang ancaman bencana. Curah hujan yang tinggi seperti belakangan ini, harus diwaspadai semua pihak.

“Seperti pengalaman waktu-waktu lagi, musim hujan bisa saja menyebabkan terjadinya bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Untuk itu, harus kita waspadai terus bersama dan cepat melaporkannya kepada pemerintah apabila ada bencana yang terjadi,”  kata Raco.

 (geri/ely)