Tomohon Pacu Ekspor Rumah Panggung
Wawali Syerly Adelyn Sompotan saat memberikan sambutan di Rapat Koordinasi Pengembangan Ekspor Kota Tomohon, Selasa (8/11)

Tomohon Pacu Ekspor Rumah Panggung

Tomohon, Fajarmanado.com – Meski telah banyak diminati di dunia, namun  Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon masih tetap berupaya untuk meningkatkan ekspor produk rumah panggung ke mancanegara.

Upaya menemukan terobosan baru pemasaran rumah tradisional Minahasa hasil produksi pengrajin Woloan raya ini dilakukan Pemkot di Aula Rogs Cafe yang terletak di Kelurahan Kolongan pada hari ini, Selasa (8/11).

Dipimpin Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS), rapat koordinasi (Rakor) khusus ini bukan hanya melibatkan jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) setempat, tetapi juga para pengusahan dan asosiasi terkait di Kota Bunga ini.

Kadis Perindag Ruddie Lengkong menjelaskan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk mengkoordinasikan program pengembangan ekspor dengan instansi terkait guna mempromosikan dan memasarkan produk rumah panggung Kota Tomohon, serta kemudahan proses dan prosedur ekspor.

Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak menekankan bahwa  Rakor ini untuk menemukan solusi bagaimana mengembangkan produk-produk unggulan di Kota Tomohon yang berpeluang ekspor, khususnya produksi rumah kayu atau rumah panggung yang sudah menjadi komoditi ekspor Kota Tomohon ke sejumlah negara-negara.

Sementara itu, Wawali SAS mengharapkan sinergitas antara pemerintah dan pelaku usaha rumah panggung untuk terus memperluas jaringan yang berorientasi ekspor serta perluasan jaringan bisnis secara profesional dan bertanggungjawab.

Menurutnya, Pemkot Tomohon, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus berusaha memfasilitasi pemasaran produk rumah kayu Kota Tomohon ini melalui sejumlah pameran.

“Terakhir pada pameran dagang berskala internasional, yakni Trade Expo Indonesia yang bertema: Indonesia Source Of Natural And Creative Products, dan menampilkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas dan inovasi desain,” ungkap SAS.

Iindustri rumah panggung, lanjutnya, selain berpeluang ekspor juga menyerap tenaga kerja serta sektor ekonomi kecil dan menengah yang telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,

Karena itulah, Pemkot Tomohon senantiasa berusaha untuk membantu pelaku usaha rumah panggung dalam menciptakan disverifikasi produk ekspor sehingga diharapkan mampu mendorong volume ekspor di masa datang.

 “Peluang ekspor yang ada ini tentunya harus dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga keinginan meningkatkan eksistensi produk rumah kayu dan merek Kota Tomohon di pasar internasional (Nation Branding) memiliki posisi istimewa di pasar global,” ujarnya.

“Untuk itu dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan terjalin secara dinamis dan berkelanjutan,” sambungnya.

Tampak juga hadir pada Rakor tersebut, antara lain,  Wakapolres Tomohon, Kompol Alkat Karouw, SSos, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sulut yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan dalam Negeri, Ir. Hanny Wayong, MSi, dan Kepala kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Manado, Abdul Rasyid, yang tampil sebagai narasumber.

(ely)