Manado, Fajarmanado.com-Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Hendrik Warokka, mengatakan, komunikasi sangat penting bagi pelaku wisata di Kota Manado, dimana dengan bahasa Inggris merupakan bahasa wajib jika berinteraksi dengan para turis mancanegara.
Warokka, menjelaskan Manado dengan Bunakennya telah ditetapkan sebagai destinasi unggulan pariwisata di Provinsi Sulut. Sebagai tindak lanjut penetapan destinasi unggulan pariwista itu, perlu dilakukan langkah – langkah konkrit yang salah satunya adalah melalui kegiatan pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku pariwisata.
“Pembangunan dan pengembangan dunia pariwisata Manado, perlu diikuti oleh kesiapan masyarakat dan pelaku pariwisata itu sendiri. Saya berharap, kegiatan ini mampu menghasilkan SDM pariwisata yang lebih berkualitas, terutama dalam hal berbahasa Inggris,” kata Warokka.
Kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu modal pokok untuk menunjang peningkatan kunjungan wisatawan asing ke Manado. Terlebih secara geografis Manado sangat berdekatan dengan dua negara tetangga Filipina dan Australia.
“Melihat kondisi tersebut, kami melalui Dinas Pariwisata Kota Manado, rencana akan melaksanakan pelatihan Bahasa Inggris bagi pelaku Wisata di Kota Manado, untuk menunjang peningkatan kunjungan wisata,” kata Warokka
Kadis mengatakan, rencana pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku wisata tersebut diikuti seluruh pelaku wisata yang bergerak di bidang biro perjalanan, hotel, restoran, rumah makan, tour guide, pusat oleh – oleh, serta murid sekolah kejuruan pariwisata yang ada di Manado.
Sedangkan, sasaran yang ingin dicapai melalui kegiatan ini adalah, sambung Hendrik, untuk meningkatnya kualitas sumber daya manusia pelaku wisata di Manado.
“Dengan tujuan adalah untuk meningkatnya perekonomian daerah dari sektor pariwisata. Sementara untuk mencapai tujuan itu, tentunya kita harus ditunjang dengan kesiapan SDM pelaku pariwisata itu sendiri,’’ katanya.
(aji)

