Amurang, Fajarmanado.com – Seorang Nelayan warga Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), HN alias Hendra ditemukan meninggal dunia akibat letusan bom ikan, Sabtu (29/10).
Berdasarkan informasi dari masyarakat terungkap bahwa ketika itu almarhum Hendra bersama kedua rekannya, AG alias Alfan dan PD alias Pandu melaut untuk mencari ikan dengan menggunakan bom ikan.
Saat berada dilokasi Perairan Laut Maluku, tepatnya di Pulau Baling-Baling, bom yang siap dilemparkan tiba-tiba meledak di tangan almarhum.
“Peristiwa tersebut mengakibatkan HN alias Hendra meninggal dunia, sedangkan kedua temannya mengalami luka-luka,” ungkap salah satu warga.
Pihak Kepolisian dalam hal ini Posek Belang berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polres Minsel segera menuju TKP untuk proses penyelidikan lanjutan.
“Korban meninggal dunia atas nama HN, umur 17 tahun, merupakan seorang nelayan yang berdomisili di Desa Tumbak jaga III Kecamatan Pusomaen Kabupaten Mitra,” ungkap Kapolsek Belang AKP Jemmy Lewu.
Meski demikian, Lewu mengatakan bahwa pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang kepastian kematian korban dan luka-luka yang dialami dua rekannya.
(andries)

