Motoling, Fajarmanado.com – Hukum Tua Desa Tondey, Kecamatan Motoling, Minahasa Selatan (Minsel) John Kawengian menyatakan akan menyurat kepada Menpora Imam Nahrawi.
“Setahu saya ada dana Kemenpora untuk membangun lapangan desa,” kata Kawengian kepada Fajarmanado.com di Motoling, Selasa (25/10).
Ketika pencalonan lalu, Kawengian berani sesumbar membangun lapangan sepak bola di Desa Tondey menjadi representatif. Padahal, secara pribadi dia mengaku tak memiliki dana yang cukup menata tanah lapang yang sudah ada.
“Untuk menggunakan dana desa tentu harus menunggu kejelasan dari pemerintah pusat apakah bisa. Bagi saya, memanfaatkan program seribu lapangan desa tiap tahun dari Kemenpora adalah peluang,” katanya.
Untuk itulah, Kawengian mengaku tengah berupaya melakukan lobi dan meminta pentunjuk untuk memperoleh bantuan Kemenpora tersebut. Dalam waktu dekat, mengatakan berniat berkonsultasi dengan Diknaspora Minsel dan Dikpora Sulut.
“Saya akan cari tahu bagaimana cara untuk memperoleh bantuan itu, apalagi desa kami telah memiliki lahan. Kalau luasnya tidak cukup akan diupayakan pelebarannya dengan. Kalau bisa akan saya bicarakan dengan masyarakat untuk menggunakan dana desa,” ujarnya.
Yang pasti, lanjutnya, dirinya tetap berkomitmen dengan janjinya ketika kampanye pemilihan hukum tua (Pilhut) Tondey untuk membangun dengan jujur dan bertanggungjawab.
“Makanya, dalam merealisasikan semua program tetap akan saya minta masukan dan persetujuan masyarakat melalui forum resmi, termasuk bagaimana merealisasikan semua janji saya,” katanya.
Dikatakan, selain lapangan sepak bola, pembangunan jalan lingkar Desa Tondey menuju Desa Pelita dan Tiniawangko juga menjadi komitmennya untuk dibangun namun tidak bisa hanya bersandar pada anggaran Dana Desa atau ADD.
‘’Kita lihat saja nanti, apapun janji saya sewaktu kampanye akan berusaha saya wujudkan, apakah melalui proposal ataupun dengan cara lainnya. Pada prinsipnya, setelah menang di Pilhut 31 Agustus, saya harus mewujudkan janji-janji kampanye saya secara bertahap tentu dengan harapan mendapat dukungan penuh masyarakat,” ujar Kawengian.
(andries)

